<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-2227792090585340265</id><updated>2011-12-03T23:27:08.952+07:00</updated><category term='forex online'/><category term='Islam'/><category term='Al Qur&apos;an'/><category term='kiamat 2012'/><category term='valas online'/><category term='marketiva'/><category term='bisnis valas gratis'/><category term='bisnis forex'/><category term='bisnis forex gratis'/><category term='Pernikahan Di Bawah Umur'/><category term='pernikahan dini'/><title type='text'>BRAIN symphony</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://ristinikov.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2227792090585340265/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ristinikov.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>ristinikov</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11100054690063144256</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_m-98mIRr46U/SbthA4latII/AAAAAAAAAAM/slVzk60pyHY/S220/Andry.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>8</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2227792090585340265.post-8786483283866256092</id><published>2011-04-03T21:31:00.005+07:00</published><updated>2011-04-03T22:10:41.901+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='bisnis valas gratis'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='bisnis forex gratis'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='bisnis forex'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='valas online'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='marketiva'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='forex online'/><title type='text'>Belajar Forex Trading Valas Online di Marketiva</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Bisnis dan Belajar Forex Trading Valas Online tanpa Modal Sepeserpun di Marketiva! Free Bonus $5 Saat Registrasi, Legal, No Commission Fee, No Overnight, No Interest, Spread 2, Trading Bisa Hanya dengan Modal $1, Deposit dan Withdrawl dengan Liberty Reserve, Wire Transfer, e-dinar, dan webmoney. Ayo Manfaatkan Peluang Bisnis Marketiva Forex Trading Valas Online untuk Mencari Uang di Internet. Ayo Belajar Trading Valas Online di Marketiva, Semua Serba Gratis!&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: red; text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;YA BENAR! ANDA TIDAK SALAH LIHAT! Anda akan diberi modal awal senilai $5 yang bisa anda kembangkan menjadi $10, $100, $1000 atau berapa saja, dan setelah berkembang maka Anda&amp;nbsp; diijinkan mengambil semua keuntungan plus bonus $5 yang diberikan Gratis sebelumnya! &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="color: cyan;"&gt;Real Forex Trading Valas Online tanpa Modal Sepeserpun di Marketiva&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;FOREX TRADING (Valas Trading) adalah perdagangan mata uang asing atau biasa disebut valuta asing. Perdagangan mata uang asing (valuta asing) merupakan pasar terbesar di dunia diukur berdasarkan nilai total transaksi. Hasil survei BIS (Bank International for Settlement – bank sentralnya bank-bank sentral seluruh dunia) yang dilakukan pada akhir tahun 2004, menemukan fakta bahwa nilai transaksi perdagangan valuta asing mencapai USD 1,900miliar per hari. Dengan demikian, prospek investasi di perdagangan forex adalah sangat bagus dilihat dari segi liquiditas.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Perdagangan valuta asing (forex trading valas) berjalan selama 24 jam, berputar mulai dari pasar New Zaeland &amp;amp; Australia yang berlangsung pukul 05.00–14.00 WIB, terus ke pasar Asia yaitu Jepang &amp;amp; Singapura yang berlangsung pukul 07.00–16.00 WIB, ke pasar Eropa yaitu Jerman &amp;amp; Inggris yang berlangsung pukul 13.00–22.00, sampai ke pasar Amerika yang berlangsung pukul 20.30–10.30. Dalam perkembangan sejarahnya, bank sentral milik negara-negara dengan cadangan mata uang asing yang besar sekalipun dapat dikalahkan oleh kekuatan pasar forex/valas yang bebas.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Forex trading (valas trading/perdagangan valuta asing) saat ini sudah sangat mudah untuk dilakukan oleh siapapun dan dari manapun. Dengan modal komputer yang tersambung ke internet, kita sudah bisa melakukan forex trading (valas trading) secara online baik dari rumah, kantor, warnet, dan darimana saja yang penting ada fasilitas sambungan internet. Dengan mendaftar di Marketiva, Anda tidak perlu lagi memikirkan modal untuk melakukan forex trading (valas trading), begitu daftar langsung bisa langsung trading karena Anda mendapatkan bonus selamat datang $5 real money untuk live trading dan $10,000 virtual money untuk simulasi dengan kondisi pasar yang sesungguhnya. Belajar secara online forex trading (valas trading) dengan metoda belajar sambil praktek akan membuat Anda lebih cepat memahami segala hal tentang forex trading (valas trading).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Transaksi real maupun belajar Forex Trading (valas trading/jual beli valuta asing) di Marketiva adalah pilihan terbaik bagi para calon trader dalam mengembangkan ilmu, maupun bagi trader profesional dalam bertransaksi forex trading (valas trading/jual beli mata uang asing).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;KEUNGGULAN&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Marketiva menyediakan layanan over-the-counter market making pada Forex dan Funds; memberikan bonus awal $5, sehingga anda dapat segera memulai trading tanpa harus melakukan deposit dengan uang anda; trading dengan 1% margin; zero-interest pada semua posisi open; tidak ada komisi trading; virtual dan live desk dalam satu account; variabel spread standar industri; berita-berita terbaru, alert pada peristiwa pasar, saluran chating, support 24 jam, alat charting yang paling canggih dan mudah digunakan; dan pengalaman forex trading online yang terbaik!&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: red; text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;Daftar sekarang juga sebelum kehabisan jatah bonus, ini benar benar gratis dan akan menjadi revolusi keuangan anda! Bayangkan jika uang sudah bukan lagi masalah bagi Anda! Tentu anda akan bisa melakukan apapun dan kapanpun anda mau, berada di manapun yang anda mau, dan bersama siapapun yang anda inginkan!&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="color: #e06666;"&gt;&lt;u&gt;&lt;b&gt;&lt;a href="https://www.marketiva.com/index.ncre?page=open-account&amp;amp;gid=38534"&gt;DAFTAR SEKARANG DI MARKETIVA&lt;/a&gt;&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/u&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="https://www.marketiva.com/index.ncre?page=open-account&amp;amp;gid=38534" target="marketiva"&gt;&lt;br /&gt;&lt;http: banners="" border="0" eng_marketiva_468x60_1.gif="" height="60" images="" width="468" www.marketiva.com=""&gt;&lt;br /&gt;&lt;/http:&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2227792090585340265-8786483283866256092?l=ristinikov.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://ristinikov.blogspot.com/marketiva' title='Belajar Forex Trading Valas Online di Marketiva'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ristinikov.blogspot.com/feeds/8786483283866256092/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ristinikov.blogspot.com/2011/04/belajar-forex-trading-valas-online-di.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2227792090585340265/posts/default/8786483283866256092'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2227792090585340265/posts/default/8786483283866256092'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ristinikov.blogspot.com/2011/04/belajar-forex-trading-valas-online-di.html' title='Belajar Forex Trading Valas Online di Marketiva'/><author><name>ristinikov</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11100054690063144256</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_m-98mIRr46U/SbthA4latII/AAAAAAAAAAM/slVzk60pyHY/S220/Andry.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2227792090585340265.post-843769652151478444</id><published>2009-05-02T08:50:00.000+07:00</published><updated>2009-05-02T08:57:19.153+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kiamat 2012'/><title type='text'>BENARKAH 2012 KIAMAT ?</title><content type='html'>Baru-baru ini dunia dikejutkan dengan isu yang mengatakan bahwa pada tahun 2012 dunia akan mengalami kiamat. Secara spesifik bangsa maya –sekelompok masyarakat yang misterius ini tinggal di wilayah selatan Mexico dan dikenal menguasai pengetahuan tentang ilmu falak yang khusus dan mendalam, sistem penanggalan yang sempurna, penghitungan perbintangan yang rumit serta metode pemikiran abstrak yang tinggi- menyebutkan bahwa pada tanggal 21 Desember 2012 dunia akan kiamat. &lt;br /&gt;Sebagaimana yang diungkapkan Harun Yahya dalam buku “HARI AKHIR DAN AL MAHDI” berbagai tanda-tanda di dalam Al Qur’an dan tambahan penjelasan tentang Hari Akhir dalam kitab hadits memungkinkan kita sampai pada sebuah kesimpulan yang sangat penting. Ayat-ayat Al Qur’an dan berbagai hadits mengungkapkan adanya dua tahap Hari Akhir. Tahap pertama adalah sebuah periode ketika seluruh manusia mengalami berbagai masalah materi dan spiritual. Setelah itu, bumi akan memasuki periode keselamatan yang disebut “Masa Keemasan” yang ditandai dengan kehidupan yang penuh rahmat dan berkah dengan tegaknya agama yang benar. Menjelang akhir Masa Keemasan, akan ada keruntuhan sosial dalam waktu singkat, dan inilah saatnya manusia menunggu Hari Kiamat.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;“Maka tidaklah yang mereka tunggu-tunggu, melainkan hari kiamat (yaitu) yang datang kepada mereka dengan tiba-tiba, karena sesungguhnya telah datang tanda-tandanya. Maka apakah faedahnya bagi mereka kesadaran mereka itu apabila hari Kiamat sudah datang ?”  (QS Muhammad: 18).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah SAW bersabda, “Al Harj (akan meningkat)”’ Mereka bertanya, “Apakah Al Harj itu?” Beliau menjawab, “(Yaitu) pembunuhan (saling membunuh), (yaitu) saling membunuh (pembunuhan).” (HR Bukhari)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Hari Kiamat (As Sa’ah) akan tiba ketika kekerasan, pertumpahan darah, dan kekacauan akan menjadi suatu yang lazim” (HR Al-Muttaqi al-Hindi, Muntakhab Kanzul Ummaal)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dunia ini tidak akan menemui akhirnya, hingga suatu hari akan datang pada manusia, pada hari itu akan ada pembunuhan massal dan pertumpahan darah.” (Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Hari Kiamat (As Sa’ah) akan datang ketika perzinaan tersebar luas” (Al-Haythami, Kitab al-Fitan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Hari Akhir tidak akan datang hingga mereka (orang-orang jahat) melakukan perzinaan di jalan-jalan (jalan-jalan umum)”. (Ibn Hibban and Bazzar)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Pria akan meniru perilaku wanita; dan wanita akan meniru perilaku pria”. (Allama Jalaluddin Suyuti, Durre-Mansoor)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Orang-orang akan menyenangi perbuatan homoseksual dan lesbianisme.” (Al-Muttaqi al-Hindi, Muntakhab Kanzul Ummaal)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Hubungan seksual tidak sah secara terbuka akan marak.” (HR Bukhari)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Hari Akhir itu tidak akan datang hingga angka pembunuhan meningkat.” (HR Bukhari)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Menjelang datangnya Hari Akhir akan ada hari-hari ketika pengetahuan (agama) akan dicabut (lenyap) dan kejahiliyahan secara umum akan meluas....” (HR Bukhari).&lt;br /&gt;	&lt;br /&gt;“Akan ada suatu ujian kegelapan kecil yang akan menimpa setiap orang di suatu masyarakat, dan kemudian ketika orang menganggap ujian itu telah berakhir, ujian itu akan terjadi terus-menerus. Selama itu seorang manusia bisa jadi adalah seorang mukmin di pagi hari dan menjadi seorang kafir di sore hari.” (HR Abu Daud).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Akan datang suatu waktu pada umat ketika orang akan membaca Al Qur'an, tetapi tidak akan lebih jauh dari tenggorokan (tidak masuk ke dalam hati mereka)” (HR Bukhari).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sebelum Hari Akhir akan ada kekisruhan seperti potongan malam yang gelap, ketika seorang manusia akan menjadi seorang beriman di pagi hari dan seorang kafir di sore hari, atau seorang beriman di sore hari dan kafir di pagi hari” (HR Abu Daud).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Suatu waktu akan datang, ketika seorang manusia tidak akan peduli bagaimana mereka mendapatkan sesuatu, halal atau haram.” (HR Bukhari).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;“Akan muncul pada hari akhir seseorang yang akan memperoleh keuntungan dunia dengan menjual agama.” (HR Tirmidzi)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Hari Akhir tidak akan datang hingga tersisa orang-orang yang tidak mengetahui kebajikan dan tidak pernah mencegah kejahatan” (HR Ahmad).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Hari Akhir tidak akan datang sebelum Allah mengambil agama-Nya dari manusia di bumi, tidak meninggalkan seorang pun di atas bumi ini selain orang-orang kafir yang tidak mengenal perbuatan yang benar atau menolak perbuatan yang salah.” (Diriwayatkan oleh Abdullah ibn 'Amr bin ‘Ash)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;“Hari akhir tidak akan datang sebelum datangnya tiga puluh Dajjal, masing-masing mengaku dirinya sebagai seorang utusan Allah. “(HR Abu Daud)&lt;br /&gt;	Merujuk pada pernyataan di atas, semua prediksi termasuk prediksi suku maya yang mengatakan bahwa tahun 2012 akan terjadi kiamat patut kita cermati. Menurut pendapat saya, tahun 2012 atau entah kapan yang pasti dalam waktu dekat, bumi akan memasuki fase awal atau tahap pertama dari kiamat. Bumi akan mengalami banyak sekali bencana besar. Beberapa bencana yang mungkin terjadi dan paling rasional diantaranya, badai matahari seperti yang dipublikasikan Kompas 26 November 2008. Menurut Deputi Bidang Sains Pengkajian dan Informasi Kedirgantaraan, Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan), Bambang S Tedjasukmana, fenomena yang dapat diprakirakan kemunculannya pada sekitar tahun 2011-2012 adalah badai Matahari. Prediksi ini berdasarkan pemantauan pusat pemantau cuaca antariksa di beberapa negara sejak tahun 1960-an dan di Indonesia oleh Lapan sejak tahun 1975. Kemudian dijelaskan, Sri Kaloka, Kepala Pusat Pemanfaatan Sains Antariksa Lapan, badai Matahari terjadi ketika muncul flare dan Coronal Mass Ejection (CME). Flare adalah ledakan besar di atmosfer Matahari yang dayanya setara dengan 66 juta kali ledakan bom atom Hiroshima. Adapun CME merupakan ledakan sangat besar yang menyebabkan lontaran partikel berkecepatan 400 kilometer per detik.&lt;br /&gt;	Bencana lainnya adalah pembalikkan daya kutub magnet bumi. Sebenarnya, jika ditinjau dari beberapa penelitian yang telah dilakukan saat ini. Memang pada beberapa dua dasawarsa belakangan ini, bumi sedang mengalami suatu siklus yang dinamakan pembalikan daya magnet kutub. Pembalikan daya magnet kutub adalah proses yang terjadi pada waktu kutub utara dan kutub selatan saling bertukar posisi. Ketika ini terjadi, untuk beberapa saat medan magnet bumi mencapai Gauss nol, yang berarti bumi pada waktu itu punya daya magnet nol. Ketika ini terjadi bersamaan dengan perbalikan orbit sebelas tahunan kutub matahari, masalah besar akan terjadi.&lt;br /&gt;Menurut perhitungan para ahli, pembalikan kutub Bumi dan Matahari dapat mengakibatkan masalah besar selain elektronik tidak bekerja dengan semestinya, burung yang bermigrasi kehilangan haluan, dan bermacam macam:&lt;br /&gt;1.	Sistem ketahanan tubuh semua hewan dan termasuk manusia akan banyak melemah.&lt;br /&gt;2.	Lapisan luar bumi akan mengalami pertambahan gunung berapi, pergerakan tektonik, gempa bumi, dan tanah longsor.&lt;br /&gt;3.	Medan magnet Bumi akan melemah dan radiasi alam semesta berasal dari matahari bertambah berlipat ganda mengakibatkan bahaya radiasi seperti kanker dan sebagainya tidak dapat dihindari&lt;br /&gt;4.	Benda-benda angkasa akan tertarik masuk ke Bumi&lt;br /&gt;5.	Daya gravitasi Bumi akan mengalami perubahan meskipun tidak diketahui bagaimana ia akan berubah&lt;br /&gt;Konsekuensi lain dari pembalikkan daya kutub magnet bumi adalah akan terjadi banyak sekali tsunami di berbagai belahan bumi terutama daerah-daerah sekitar lempeng tektonik. Pembalikkan daya kutub magnet bumi menyebabkan lempeng tektonik sangat labil dan sering mengalami pergeseran besar dan kemungkinan menumbuk lempeng tektonik lainnya. Pergeseran  dan tumbukan tersebut akan menyebabkan gempa bumi dahsyat dan bila gempa ini terjadi di perairan seperti laut atau samudera, maka kemungkinan besar akan terjadi tsunami. Hal tersebut seperti tsunami yang terjadi di Asia Tenggara 26 Desember 2004 dan  menewaskan lebih dari 220.000 orang. Patahan seluas 1.000 kilometer persegi yang muncul akibat pergerakan sejumlah lempengan di bawah permukaan bumi dan energi raksasa yang ditimbulkan oleh bongkahan tanah raksasa yang berpindah tempat, berpadu dengan energi raksasa yang terjadi di samudra untuk membentuk gelombang tsunami. Gelombang tsunami itu menghantam negara-negara Asia Tenggara seperti Indonesia, Sri Lanka, India, Malaysia, Thailand, Bangladesh, Myanmar, Maladewa dan Seychelles, dan bahkan pesisir pantai Afrika seperti Somalia, yang terletak sejauh kurang lebih 5.000 kilometer.&lt;br /&gt;"Saat (Hari Akhir) tidak akan terjadi hingga ... gempa bumi menjadi sering terjadi." (Bukhari)&lt;br /&gt;”Berbagai kota besar akan dihancurkan dan hal ini akan terjadi seolah-olah kota-kota itu tidak pernah ada sebelumnya.” (Al-Muttaqi al-Hindi, Al-Burhan fi Alamat al-Mahdi Akhir al-Zaman)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Peristiwa-peristiwa besar akan terjadi di masanya [Imam Mahdi]." (Ibnu Hajar Haytahami, Al-Qawl al-Mukhtasar fi'alamat al-Mahdi al-Muntazar, h. 27) &lt;br /&gt;“Ada dua peristiwa besar sebelum hari Kiamat ... dan kemudian tahun-tahun gempa bumi.” (Diriwayatkan oleh Ummu Salamah (r.a.))&lt;br /&gt;"Banyak peristiwa yang begitu menyedihkan akan terjadi di masanya [Imam Mahdi]." (Imam Rabbani, Letters of Rabbani, 2/258)&lt;br /&gt;Fase awal atau tahap pertama kiamat akan menyebabkan konsekuensi yaitu banyak sekali manusia yang tewas dan hampir musnahnya peradaban manusia. Populasi bumi akan berkurang secara drastis, hanya tinggal beberapa puluh persen saja. Dan orang-orang yang mampu bertahan hidup tersebut adalah orang-orang pilihan Allah SWT, yang akan membentuk peradaban baru yang sesuai aturan Allah SWT. Inilah awal dari fase akhir atau tahap kedua kiamat.&lt;br /&gt;Fase akhir atau tahap kedua kiamat disebut juga periode keselamatan atau “Masa Keemasan”. Dalam fase ini, manusia tersisa di bumi akan menciptakan suatu tatanan baru yang sesuai aturan Allah SWT, semua kemaksiatan dan kebathilan ditinggalkan, orientasi utama manusia hanya beribadah kepada Allah SWT. Peperangan dan pertikaian akan berakhir, dunia akan dipenuhi oleh kemakmuran, keberlimpahan dan keadilan, dan nilai-nilai ajaran Islam akan melingkupi bumi dan diamalkan secara luas. Masa seperti ini tidak pernah terjadi sebelumnya, dengan izin Allah, tetapi akan berlangsung sebelum hari kiamat.&lt;br /&gt;	Dalam fase ini, Nabi Isa as akan turun ke bumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;“Demi Allah Yang jiwaku ada di tangan-Nya, putra Maryam, ‘Isa, akan turun dalam waktu singkat di antara kamu orang-orang beriman (Muslimin) sebagai seorang penguasa yang adil” (HR Bukhari)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Hari Akhir tidak akan datang hingga putra Maryam (yaitu ‘Isa AS) turun di antara kamu sebagai seorang penguasa yang adil.” (HR Bukhari)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Isa as, putra Maryam as, akan turun, berkuasa selama 40 tahun dengan Kitabullah dan sunnahku, lalu meninggal.” (Al-Muttaqi al-Hindi, Al-Burhan fi Alamat al-Mahdi Akhir al-Zaman) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Isa AS, putra Maryam AS, akan menjadi seorang hakim yang adil dan penguasa yang adil (dalam umatku), mematahkan dan meremukkan kayu salib dan membunuh babi... Bumi ini akan dipenuhi dengan kedamaian seperti sebuah bejana diisi dengan air. Seluruh dunia akan mengumandangkan dan mengikuti satu kata yang sama dan tidak satu pun akan disembah selain Allah.” (Ibnu Majah)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;	Dalam fase ini pula, akan muncul Al Mahdi atau Imam Mahdi. Beberapa penjelasan penting mengenai Hari Akhir adalah sebagai berikut: Selama kekacauan mengerikan di hari akhir, Allah akan memerintahkan seorang hamba yang mempunyai akhlak yang mulia, yang dikenal sebagai Al Mahdi (pemberi petunjuk ke arah kebenaran), untuk mengajak umat manusia kembali ke jalan yang benar. Tugas pertama Al Mahdi akan berupa dikobarkannya perang pemikiran di dalam dunia Islam dan mengembalikan umat Muslin yang telah jauh dari intisari Islam sejati, menuju iman dan akhlak sesungguhnya. Dalam hal ini, Al Mahdi mempunyai tiga tugas dasar:&lt;br /&gt;1.	Menghancurkan seluruh sistem filsafat yang mengingkari keberadaan Allah dan mendukung ateisme.&lt;br /&gt;2.	Memerangi takhayul dengan membebaskan Islam penindasan orang-orang munafik yang telah menyimpangkan agama, dan kemudian mengungkap dan melaksanakan akhlak Islam sejati yang didasarkan pada aturan Al Qur’an.&lt;br /&gt;3.	Memperkuat seluruh dunia Islam, baik secara politik maupun sosial, dan kemudian mengembangkan perdamaian, keamanan, dan kesejahteraan serta memecahkan berbagai masalah kemasyarakatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut sejumlah besar hadits, Nabi ‘Isa AS akan turun ke bumi pada waktu bersamaan dan akan menyeru seluruh pemeluk Kristen dan Yahudi, khususnya, untuk meninggalkan berbagai kepercayaan takhayul yang diyakini oleh mereka pada saat ini dan hidup menurut Al Qur’an. Ketika pemeluk Kristen telah mendengarkannya, umat Islam dan Kristen akan bersama di bawah satu keimanan dan dunia ini akan mengalami zaman perdamaian, keamanan, kebahagian, dan kesejahteraan terbesar yang dikenal sebagai Masa Keemasan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjelang akhir Masa Keemasan, akan ada keruntuhan sosial dalam waktu singkat, dan inilah saatnya manusia menunggu Hari Kiamat yang sesungguhnya di mana alam semesta akan hancur dan manusia dikumpulkan di padang mahsyar menanti pengadilan Allah SWT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penutup&lt;br /&gt;	&lt;br /&gt;	Kiamat akan datang entah tahun 2012 atau kapan yang pasti sudah sangat dekat. Segeralah bertobat agar tidak ada penyesalan. Lihatlah film seperti the day after tomorrow atau knowing (bukan promosi lho !) kalian akan tahu betapa mengerikannya bencana itu.&lt;br /&gt;Wassalam.&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2227792090585340265-843769652151478444?l=ristinikov.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ristinikov.blogspot.com/feeds/843769652151478444/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ristinikov.blogspot.com/2009/05/benarkah-2012-kiamat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2227792090585340265/posts/default/843769652151478444'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2227792090585340265/posts/default/843769652151478444'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ristinikov.blogspot.com/2009/05/benarkah-2012-kiamat.html' title='BENARKAH 2012 KIAMAT ?'/><author><name>ristinikov</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11100054690063144256</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_m-98mIRr46U/SbthA4latII/AAAAAAAAAAM/slVzk60pyHY/S220/Andry.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2227792090585340265.post-6858242505908464445</id><published>2009-04-18T11:19:00.000+07:00</published><updated>2009-04-18T11:23:01.232+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Islam'/><title type='text'>ISLAM - AGAMA YANG PALING CEPAT PERTUMBUHANNYA</title><content type='html'>Pedang Dari Orang Yang Pandai  Musuh-musuh, orang yang skeptis, juga kaum missionaris tidak pernah berhenti mengejek bahwa "Islam disebarkan dengan menggunakan pedang"; tetapi mereka tidak pernah berusaha menjawab pertanyaan kita: "... siapa yang menyuap carlyle!?" Di tahun 1840, ketika Carlyle membela Muhammad dan menyangkal pernyataan tentang pedang, tidak ada seorang pun yang disuap. Seluruh Muslim saat itu berada dalam kemiskinan. Negara-negara Islam berada di bawah kekuasaan bangsa Kristen kecuali untuk beberapa negara kecil seperti Iran, Afghanistan dan Turki yang tetap merdeka. Tidak ada kekayaan yang bisa disombongkan dan tidak ada uang untuk menyuap seseorang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini adalah kondisi masa lalu, tetapi bagaimana dengan kondisi saat ini, dalam jaman modern? Ini terlihat pada grafik di bawah ini yang menggambarkan bahwa "Islam adalah agama yang paling cepat berkembang di dunia" Pertumbuhan agama Kristen dari total seluruh sekte dan agama di dunia ini adalah 138% dan pertumbuhan Islam adalah 235% pada periode yang sama selama setengah abad. Bahkan di Inggris dan Amerika Serikat, Islam merupakan agama yang berkembang paling cepat. Dapat dikatakan bahwa di Inggris "Ada lebih banyak Muslim dibanding Methodis" Kamu boleh saja bertanya "Pedang apa?" &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawabannya adalah "tentu saja pedang!" Thomas Carlyle. Itu adalah pedang dari Intelektual! Ini adalah kenyataan dari ramalan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dialah yang mengutus Rasul- Nya dengan membawa petunjuk dan agama yang hak agar dimenangkan-Nya terhadap semua agama. Dan, cukuplah Allah sebagai saksi." (QS. Al-Fath: 28). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tujuan dari Islam disebutkan di dalam ayat ini. Islam adalah pemimpin, penguasa dan pengganti semua agama dan kepercayaan-- Agar dimenangkan-Nya terhadap semua agama---. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam bahasa Arab, kata Dien (secara harfiah berarti "Cara hidup") untuk menggantikan semua agama, yaitu Hindu, Buddha, Kristen, Yahudi, Komunis dan isme-isme (paham-paham) lainnya. Inilah tujuan dari 'Dien Allah'. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat yang sama juga diulang pada Surat Ash-Shaff ayat 9 dengan tambahan dibelakangnya: &lt;br /&gt;"... meskipun orang-orang musyrik benci. " &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kejayaan Islam  Islam akan menang. Ini adalah janji Allah dan janji-Nya selalu benar. Tetapi bagaimana? Dengan pedang? Tidak, bahkan apabila kita mempunyai senjata laser! Bisakah kita menggunakannya? Dalam Al-Qur' an disebutkan bahwa kita dilarang menggunakan kekerasan dalam mengajak orang lain untuk masuk Islam. Namun ayat-ayat Kitab Suci meramalkan bahwa Islam akan menjadi ajaran yang paling dominan dari semua agama.  Kejayaan dari ajaran Islam ini sudah dimulai dan diperoleh dengan mengajarkan ideologi melalui sekolah-sekolah agama di seluruh dunia. Meskipun tidak dengan nama Islam, tetapi atas nama reformasi dan amandemen, Islam tetap bercabang menjadi berbagai aliran. Banyak hal-hal yang bersifat Islami tetapi bentuknya tidak diketahui atau sesuatu yang dulunya dilarang bahkan meskipun hanya diucapkan, kini mulai timbul di berbagai tempat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Persaudaraan sesama manusia  Penghilangan sistem kasta dan warna kulit  Emansipasi wanita  Pembukaan tempat beribadah bagi semua orang  Pelarangan minuman keras  Konsep yang benar tentang Tuhan Yang Maha Esa  dan lain-lain, dan lain-lain." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya satu kata pada point terakhir, sebelum kita melangkah lebih jauh. Tanyakan pada tiap-tiap isme yang ada, baik polytheisme, pantheisme atau trinitas; berapa banyak Tuhan yang dia imani? Dia akan ngeri mengatakan tidak ada yang lain selain Yang Maha Esa! Ini adalah efek dari ajaran monotheisme dalam Islam. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Keimanan Muhammad adalah bebas dari sifat mendua dan Al-Qur'an adalah bukti yang nyata dari keesaan Tuhan." {Gibbon dalam bukunya Decline and Fall of The Roman Empire (Kemunduran dan Keruntuhan Kekaisaran Romawi)}. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernyataan Kaum Orientalis non-Muslim  Hampir semua musuh Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam yang mengemukakan teori yang salah bahwa Beliau menyebarkan ajarannya dengan menggunakan pedang adalah orang Barat. Mari kita dengar apa yang dikatakan oleh bangsa non-Muslim Timur tentang hal tersebut: &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8a. "Semakin saya pelajari semalam saya temukan bahwa kekuatan Islam bukan berasal dari pedang." Mahatma Gandhi, Bapak India Modern dalam "Young India" (India Muda). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. "Mereka (pengkritik Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam) melihat api bukannya cahaya, mendapat kebodohan bukan kebaikan. Mereka mengubah setiap kebaikan dengan kejahatan yang besar. Ha1 ini menggambarkan kebejatan moral mereka....kritikan tersebut adalah buta. Mereka tidak bisa melihat bahwa satu-satunya pedang Muhammad adalah pedang kemurahan hati, petunjuk, persahabatan, kemauan untuk memafkan pedang yang menaklukan musuh-musuhnya dan membersihkan hati mereka. Pedangnya lebih tajam daripada pedang baja." {Pandit Gyanandra Dev Sharma Shastri, pada suatu rapat di Gorakhpur (India), 1928}. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. "Beliau memilih untuk hijrah daripada harus berperang melawan rakyatnya sendiri; tetapi ketika penindasan mereka sudah di luar batas toleransi barulah beliau mengangkat pedang untuk membela diri. Mereka yang percaya bahwa suatu agama bisa disebarkan dengan kekerasan adalah orang yang bodoh yang tidak tahu jalannya suatu agama ataupun jalannya dunia. Mereka bangga dengan kepercayaannya karena mereka berada di suatu jalan, jalan yang jauh dari kebenaran" (Seorang jurnalis Sikh dalam Nawan Hindustan, New Delhi, 17 November 1947). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rudyard Kipling berkata, "Timur adalah Timur dan Barat adalah Barat, keduanya tidak pernah bisa bertemu!" Dia salah besar Dalam penjagaan Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam, semuanya, yang tidak dibutakan oleh prasangka, akan berkumpul. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiga Standar Lain  Empat belas tahun sesudah Thomas Carlyle mengantarkan kuliahnya dalam "Hero Prophet", seorang berkebangsaan Perancis, Lamartine menulis sejarah Turki. Kebetulan sebagian besar bangsa Turki adalah Muslim dan Lamartine menyentuh beberapa aspek Islam. Seperti Jules Masserman pada saat itu, yang mengemukakan tiga standar untuk pemimpin yang besar; Lamartine juga mengemukakan tiga standar lain yang menunjukkan kebesaran. Kita kagum pada mereka yang telah mengamati tipe ini. Pendapat Lamartine: &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9a. "Jika kebesaran tujuan, keterbatasan peralatan dan hasil-hasil yang mencengangkan adalah tiga kriteria kebesaran manusia, siapa yang bisa mempertaruhkannya di jaman modern ini dengan sejarah Muhammad? (Lamartine mengakhiri buku karyanya yang panjang ini dengan kata--kata): .... Ahli filsafat, ahli pidato, rasul, pemimpin negara, pejuang, pencetus ide-ide, penemu keyakinan yang rasional, penemu 20 kekaisaran di bumi dan menjadikannya menjadi satu kekaisaran spiritual, dia adalah Muhammad. Berdasarkan semua standar kebesaran dan kejayaan yang bisa diukur, kita bisa bertanya, apakah ada orang lain yang lebih besar dari beliau?" {Lamartine dalam Historie de la Turquie (Sejarah Turki), Paris 1854}. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawaban dari pertanyaan, "Apakah ada orang lain yang lebih besar dari beliau? terletak pada pertanyaan itu sendiri. Pengertian dari pertanyaan itu adalah --- "tidak ada manusia yang lebih agung daripada muhammad. Muhammad adalah manusia yang paling agung yang pernah ada." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;QS 94:4 "Dan, Kami tinggikan bagimu sebutan (nama)mu." (QS. Alam Nasyrah: 4) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maha Suci Engkau, ya Allah!  Sebelum kita membebaskan Lamartine dari persangkaan memihak ataupun disuap, kita akan meneliti dengan cermat ketiga standar tersebut dan apakah bisa dibenarkan dalam kasus Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sa1lam. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Kebesaran Tujuan  Sejarah memberitahukan bahwa ada suatu masa kegelapan dalam sejarah umat manusia ketika Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam pertama kali menjalankan missinya. Yang dibutuhkan adalah Rasul-rasul di setiap sudut dunia atau seorang Rasul yang ulung bagi seluruh umat manusia, untuk membawa mereka dari kepalsuan, tahyul, egoisme, polytheisme, kesalahan dan kebrutalan. Hal-hal tersebut harus dihilangkan dari kehidupan manusia. Dan, Allah yang Maha Bijaksana memilih Rasul-Nya dari tanah Arab sebagai utusan sedunia. Firman-Nya dalam Al-Qur'an, &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dan; tiadalah Kami mengutus kamu melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam." (QS. Al-Anbiya': 107). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Di sini tidak ada perbedaan antar ras atau bangsa, orang-orang terpilih; keturunan Ibrahim atau keturunan Daud; Hindu, Yahudi atau bukan; Arab atau Iran, Turki atau Tajik, Eropa atau Asia, kulit putih atau kulit berwarna, Bangsa Aria atau Semit, Mongol atau Afrika, Amerika, Australia atau Polenesia. Bagi setiap orang dan makhluk yang mempunyai tanggung jawab spiritual, semua prinsipnya adalah sama." (Abdullah Yusuf Ali) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yesus Melakukan Diskriminasi  Rasul sebelum Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam menasihatkan para murid-muridnya: "... jangan kamu memberikan barang yang kudus kepada anjing" (yang berarti non-Yahudi). "Dan,jangan kamu melemparkan mutiaramu kepada babi" (Matius 7:6). Penulis kitab tersebut sepakat untuk mencatat bahwa Kristus hidup dengan murid-muridnya. Dalam hidupnya dia tidak mengajarkan pada non-Yahudi. Buktinya dia telah menolak seorang wanita bukan Yahudi yang hendak mengikuti acara spiritualnya. ("Wanita itu seorang Yunani" Mark 7: 26). Lalu ketika acara Paskah di Yerusalem, sewaktu Yesus dan murid-muridnya sedang berkumpul, beberapa orang Yunani yang mendengar acara tersebut datang dan ingin bergabung dengan mereka, tetapi Yesus memberi "cold shoulder" seperti yang dituliskan Yohanes: &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Di antara mereka yang berangkat untuk beribadah pada hari raya itu terdapat beberapa orang Yunani. Orang-orang itu pergi kepada Philipus, yang berasal dari Betsaida di Galilea, lalu berkata kepadanya: "Tuan, kami ingin bertemu dengan Yesus". Philipus pergi memberitahukannya pada Andreas; Andreas dan Philipus menyampaikannya kepada Yesus" (Yohanes 12: 20-23).  &lt;br /&gt;Pemujaan Diri  Ayat-ayat berikutnya bahkan tidak menyebutkan kesopan-santunan "Jika ya, hendaklah kamu katakan ya; atau jika tidak hendaklah kamu katakan tidak." (Matius 5:37). Mereka melanjutkan dengan pujian pada dirinya sendiri: "Tetapi Yesus menjawab mereka, katanya: 'Telah tiba saatnya anak manusia dimuliakan'… " (Yohanes 12: 23) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Standar Tertinggi  Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam tidak pernah bisa melakukan kebebasan seperti itu. Ingat, bagaimana Allah Yang Maha Besar mengingatkan Beliau tentang etika. Bahkan hal itu dilakukan melalui seorang yang buta (lihat: "Beliau Bermuka Masam"). Sebagai seorang utusan universal, Allah membentuk Beliau dengan standar yang mulia: &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dan, sesungguhnya kamu benar-benar berbudi pekerti yang agung. (QS Al-Qalam: 4).  Dan; dimanakah ladang missinya? Seluruh umat manusia!"  Dan; tiadalah Kami mengutus kamu, melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam." (QS Al-Anbiya': 107). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Utusan Sedunia  Ini bukanlah basa basi belaka. Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam melaksanakan apa yang diajarkannya. Di antara sahabat-sahabatnya yang pertama dan orang-orang yang baru masuk Islam, ada yang bukan keturunan Arab seperti Bilal (Abbasia), Salman (Iran) dan Abdullah bin Salaam (Yahudi). Orang yang sinis mungkin akan mengatakan bahwa hal itu hanya kebetulan saja, tetapi apa yang bisa mereka katakan tentang kenyataan sejarah bahwa sebelum Beliau meninggal, Beliau mengirim 5 surat ke 5 negara-negara sekitarnya untuk mengajak mereka menerima Islam sebagai agamanya.  1. Kaisar Iran  2. Raja Mesir  3. Negus Abbasia (Ethiopia)  4. Kaisar Heraclius di Konstaninopel  5. Raja Yaman &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi Beliau memberi contoh untuk melengkapi missinya, "Kebesaran tujuan", mengumpulkan seluruh umat manusia dalam satu kesatuan. Apakah ada contoh lain yang menunjukkan kesatuan di antara agama yang lain? Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam hanya memberikan kebenaran yang diberikan Allah melalui dirinya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Keterbatasan Peralatan  Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam dilahirkan tanpa sendok perak di mulutnya. Hidupnya dimulai dengan dukungan yang pas-pasan. Ayahnya telah meninggal ketika beliau lahir. Ibunya meninggal ketika usianya baru enam tahun. Beliau yatim piatu pada usia yang sangat muda. Kakeknya memeliharanya setelah itu, tetapi 3 tahun kemudian, kakeknya meninggal dunia. Kemudian Beliau diasuh oleh pamannya Abu Thalib dan membantu pamannya dengan menggembala sapi dan kambing. Meskipun miskin, yatim piatu, Beliau mempunyai kepribadian yang religius dan Anda pasti kagum terhadap apa yang terdapat dalam dirinya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibrahim Alaihis-salam yang merupakan nenek moyang dari Musa Alaihis-salam, Yesus dan Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam adalah anak dari seorang pengusaha yang sukses pada jaman itu. Musa Alaihis-salam dibesarkan di istana Fir'aun. Yesus meskipun digambarkan sebagai "Tukang kayu dan anak dari tukang kayu" dilengkapi dengan pelajaran dan peralatan. Petrus, Philipus, Andreas dan lain-lain semuanya merupakan peralatan dan mereka mengikutinya untuk melindunginya, bukan karena dia mempunyai "halo" di atas kepalanya, tetapi karena pakaiannya yang bagus dan sikapnya yang mirip bangsawan. Dia menguasai rumah besar di Yerusalem bersama dengan murid-muridnya. Selama masa panen, dia akan mendapat sumbangan bahan makanan; Anda bisa mendengar celaan beliau kepada Yahudi yang materialistis. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan ketika orang banyak menemukan Yesus di seberang laut itu, mereka berkata kepadanya, "Rabbi, bilamana engkau tiba disini? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yesus menjawab mereka, "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya kamu mencari aku bukan karena kamu telah melihat tanda-tanda, melainkan karena kamu telah makan roti itu dan kamu kenyang" (Yohanes 6: 25-26). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak Ada Yang Ditawarkan  Muhammad Shallallahu Alalhi wa Sallam tidak mempunyai roti atau daging untuk ditawarkan pada pengikutnya. Yang bisa Beliau tawarkan adalah hidupnya yang miskin, yang penuh dengan cobaan dan kesengsaraan selama di dunia tetapi kesenangan dan kebahagiaan dari Allah di akhirat nanti. Kehidupan Rasulullah seperti buku yang terbuka yang menjadi panutan yang menunjukkan bagaimana karakter dirinya dan integritasnya terhadap tujuan hidup, kesungguhan dan semangatnya terhadap kebenaran yang beliau ajarkan. Mr. Stanley Lane mengagumi sikap dan kejujurannya seperti yang dikatakannya sebagai berikut: &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dia adalah orang yang bersemangat terhadap nilai-nilai yang mulia dan antusias ini menjadi garam bagi dunia, yang menjaga manusia dari kerusakan hidup mereka. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semangat ini kadang-kadang digunakan dengan salah karena digabungkan menjadi alasan bagi tindakan yang salah. Tapi tidak dengan Muhammad. Beliau bersemangat ketika semangat diperlukan untuk menyalakan dunia dan semangat ini adalah mulia untuk alasan yang mulia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beliau adalah orang yang membahagiakan bagi orang yang mengakui kebenaran akan kebenaran hidup. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beliau adalah utusan dari satu Tuhan dan tidak pernah dalam hidupnya, beliau melupakan siapa dirinya dan tugas yang dibebankan pada dirinya. Beliau membawa berita kepada umatnya untuk meninggikan martabat manusia bersama dengan kerendahan hati dan pengetahuan dari kelemahan dirinya." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin mudah untuk mengakui bahwa Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam diberkahi dengan sejumlah sumber daya manusia. Kenyataannya rintangan banyak menghambat jalannya. Tetapi bagaimana dengan keberuntungan yang diperolehnya diakhir pelayanannya selanjutnya? Kita akan biarkan seorang missionaris Kristen menjawab bahwa, &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dia adalah gabungan dari Kaisar dan Paus. Tetapi dia adalah Paus tanpa keinginan menjadi Paus, dan Kaisar tanpa tentara kerajaan. Tanpa tentara, tanpa bodyguard, tanpa sebuah istana, tanpa pendapatan tetap. Jika ada orang yang mempunyai hak untuk mengatakan bahwa dia diatur oleh tuhan yang benar, itu adalah Muhammad dimana dia mempunyai kekuatan tanpa peralatan dan tanpa dukungan." (R. Bosworth Smith, dalam Mohammed and Mohammedanism, London 1874, halaman 92). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelemahannya adalah kekuatannya. Buktinya adalah walaupun Beliau tidak mempunyai peralatan yang mendukungnya, tetapi Beliau tetap yakin pada Allah dan Allah Yang Maha Pengasih tidak membiarkannya sendiri. Keberhasilannya mencengangkan semua orang. Bisakah kita mengatakan bahwa hasil kerjanya adalah hasil kerja Allah? Dan, Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam adalah sebagai alat-Nya? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Hasil YangMengagumkan  Dalam istilah Thomas Carlyle -- "Seorang laki-laki melawan semua orang" untuk seratus dua puluh ribu pada musim haji pertama. Berapa banyak lagi sesudahnya, laki-laki, wanita dan anak-anak yang menjadi pengikutnya? Pada 12 Rabiul Awal, tahun ke-11 Hijriah, tepatnya 8 Juni 632 Masehi, Rasulullah menghembuskan napas terakhir menuju "tempat tertinggi di sisi Allah" (Ibnu Hisham). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Umarbin Khattab RadhiyallahuAnhu (salah seorang sahabat Beliau) setelah mendengar berita tentang meninggalnya Rasulullah sangat terkejut dan berteriak "Jika ada yang mengatakan bahwa Muhammad telah meninggal, saya akan memenggal kepalanya!" Abu Bakar Shiddiq Radhiyallahu Anhu membenarkan bahwa Rasulullah benar telah meninggal dan dia mengingatkan Umar dengan kata-kata, "Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam telah meninggal dunia. Bagi mereka yang menyembah Muhammad" Dia melanjutkan, "ketahuilah bahwa Muhammad sudah meninggal, tetapi bagi mereka yang menyembah Allah, ketahuilah bahwa Allah hidup selamanya!" &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendengar perkataan ini; Umar bin Khattab RadhiyallahuAnhu kembali sadar. Bisakah laki-laki yang akhirnya menjadi Khalifah Islam yang kedua, pada saat itu membayangkan bahwa empat belas abad kemudian ada satu milyar lebih pengikut Muhammad? Bisakah dia membayangkan bahwa agama Rasulullah menjadi agama yang paling cepat berkembang di dunia?" &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kristen telah dimulai 600 tahun sebelum Islam. Orang Kristen mengaku bahwa pengikut agama Kristen secara statistik melebihi pengikut agama-agama lain. Ini adalah benar, tetapi mari kita lihat gambaran yang benar. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Di dunia ini, ada lebih banyak yang mengaku sebagai Kristen daripada mengaku Muslim, tetapi lebih banyak yang berlaku sebagai Muslim daripada berlaku sebagai Kristen. " {R.VC. Bodley (orang Amerika) dalam The Messenger: The life of Muhammad (Rasul: Kehidupan Muhammad), USA, 1969}. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya mengerti bahwa Mr. Bodley mencoba mengatakan pada kita bahwa di dunia ini ada orang-orang yang ketika diadakan sensus, mereka mengaku bahwa agama mereka adalah Kristen. Ini tidak berarti mereka menganut kepercayaan Kristen. Mereka sebenarnya adalah Atheis atau 'bush -Baptist' dan menentang Yahudi, Hindu atau Muslim. Walau berasal dari Kristen, mereka tidak mau mengaku dirinya Kristen. Dari segi pandang bahwa seseorang yang melaksanakan apa yang mereka percayai, maka lebih banyak Islam di dunia ini dibandingkan Kristen. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan urutan waktu, Islam berada 600 tahun di belakang Kristen, tetapi secara mengagumkan, Islam berkembang dengan cepat. "Satu Milyard". Ini gambaran tentang keunggulan dan kesungguhan penganut Islam. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan ketiga standar objektif (a) "Kebesaran Tujuan" (b) "Keterbatasan Peralatan" dan (c) "Keunggulan Hasil", apakah Lamartine mempunyai calon lain yang lebih agung daripada Muhammad ShalIallahu Alaihi wa Sallam? Dan, dia secara lebih jauh, mempesonakan pembacanya dengan mengemukakan sifat-sifat Muhammad yang dia kagumi yaitu "... Ahli filsafat, ahli pidato, rasul, pemimpin negara, pejuang, pencetus ide-ide, penemu keyakinan yang rasional, penemu 20 kekaisaran di bumi dan menjadikannya menjadi satu kekaisaran spiritual, dia adalah Muhammad. Berdasarkan semua standar kebesaran dan kejayaan yang bisa diukur, kita bisa bertanya, apakah ada orang lain yang lebih besar dari beliau?" Tidak! Muhammad adalah orang yang paling agung yang pernah hidup!" Menurut Lamartine ahli sejarah berkebangsaan Perancis. Dan firman Allah: &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dan, Kami tinggikan bagimu sebutan (nama)mu. " (QS. Alam Nasyrah: 4) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maha Benar Allah dengan segala firman-Nya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kualitas Kebaikan Hati  Propagandis Kristen menyombongkan diri bahwa dalam sejarah umat manusia tidak ada yang paling baik hati dan pemaaf dibandingkan Yesus, yang sewaktu disalib berkata, &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Yesus berkata, 'Ya Bapa, ampunilah mereka, sebab mereka tidak tahu apa yang mereka Iakukan', " (Lukas 23: 34). &lt;br /&gt;Kedengarannya luar biasa, dari empat penulis resmi Kitab Injil, hanya Lukas yang diilhami oleh Roh Kudus untuk menuliskan kata-kata di atas. Ketiga penulis yang lain, Matius, Markus dan Yohanes tidak pernah mendengar kata-kata tersebut atau mereka merasa bahwa kata-kata itu tidak terlalu penting untuk dicatat. Lukas bukanlah salah satu dari dua belas murid terpilih Yesus. Berdasarkan Injil revisi dari 'Revised Standard Version' (RVS: versi revisi standar), kata-kata tersebut tidak ada dalam catatan asli yang berarti bahwa kata-kata tersebut merupakan tambahan yang tidak resmi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam versi King James baru (diterbit ulang oleh Thomas Nelson Publisher tahun 1984), dikatakan bahwa kata-kata itu 'bukanlah original teks' dari catatan Lukas. Dengan kata lain bahwa kata-kata tersebut dibuat oleh beberapa orang yang fanatik. Meskipun pernyataan itu tidak otentik, kita mengetahui bahwa itu menunjukkan keimanan seseorang dan sifat pemaaf dari pemimpinnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena sifat pemaaf merupakan sesuatu yang berharga, orang yang memaafkan harus berada dalam posisi pemaaf. Jika korban dari ketidakadilan masih berada dalam genggaman musuhnya dan dalam posisi tersebut dia berteriak, "Saya maafkan Kamu!" Itu tidak akan berarti apa-apa. Akan tetapi apabila korban ketidakadilan itu sudah terlepas dari genggaman musuh dan menang melawan musuh tersebut, dan dalam posisi tersebut ia berkata, "Ya, saya maafkan kamu", barulah itu berarti sangat besar &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sifat Pemaaf Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam.  Berlawanan sekali pernyataan maaf dari "Salib" dengan sejarah pertumpahan darah penaklukan kota Mekkah oleh Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam, dihadapan sahabat-sahabatnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kota yang telah memperlakukannya dengan sangat kejam, menindas, mengutuk dirinya dan pengikutnya, berada di bawah kakinya kini. Orang-orang yang dulu menindas dan menganiaya dirinya dengan tanpa belas kasihan sekarang berada di bawah belas kasihan beliau. Tetapi di saat kemenangannya, segala kesalahan mereka dimaafkan dan mereka dibebaskan untuk tetap tinggal di Makkah." {Sayed Amir Ali dalam Spirit of Islam (Semangat Islam) }. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum beliau membebaskan mereka untuk tetap tinggal di kota tersebut, Beliau bertanya kepada mereka "Apa yang kamu harapkan dari tanganku hari ini?" Orang-orang yang telah mengenal Beliau bahkan sejak masa kanak-kanak itu berkata, "Kemurahan hati, wahai saudara dan keponakanku!" Air mata keluar dari kedua mata Rasulullah dan Beliau berkata, "Saya akan berbuat seperti apa yang diperbuat Yusuf pada saudara-saudaranya. Kalian boleh bebas pergi!" &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan, sekarang peristiwa seperti ini tidak ada persamaannya yang lain dalam sejarah dunia. Sekelompok demi sekelompok manusia datang dan masuk Islam. Firman Allah yang menggambarkan sifat agung Rasulullah: &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sesungguhnya telah ada pada (din) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti yang Lamartine katakan, "Berdasarkan semua standar kebesaran dan kejayaan yang bisa diukur, kita bisa bertanya, apakah ada orang lain yang lebih besar dari beliau?" &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya ulangi, kita juga bisa mengatakan sekali lagi, "Tidak! Tidak ada manusia yang lebih agung dari Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam. Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam adalah orang yang paling agung yang pernah hidup!" &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejauh ini, pahlawan kita mendapat penghormatan dan penghargaan dari banyak non-Muslim yang berasal dari berbagai agama dan berbagai bidang intelektual. Tetapi semuanya masih belum lengkap tanpa putusan Yesus - pendahulu Muhammad. Kita sekarang akan melihat standarnya dalam menganalisa kebesaran. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yohanes Pembaptis  Yahanes Pembaptis seperti yang dalam dunia Islam dikenal sebagai Yahya Alaihis-salam adalah Rasul yang sejaman dengan Al-Masih. Mereka adalah sepupu. Ini adalah apa yang dikatakan Al-Masih tentang sepupunya itu: &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku berkata kepadamu, "Sesungguhnya di antara mereka yang dilahirkan oleh perempuan tidak pernah tampil seorang yang lebih besar daripada Yohanes Pembaptis" (Matius 11: 11 ). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap anak manusia 'dilahirkan oleh seorang perempuan'. Dengan kenyataan ini berarti Yohanes Pembaptis lebih besar daripada Musa, Daud, Sulaiman, Ibrahim atau Isaiah. Tak satu pun dari nabi keturunan Bani Israel ini masuk. Apa yang membuat Yohanes lebih besar dibanding Nabi yang lain? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu tak mungkin karena mukjizatnya sebab tak satu pun ayat di Injil yang mencatatnya. Itu tak mungkin karena ajarannya, karena dia tidak membawa hukum atau peraturan baru. Lalu apa yang membuatnya besar? Mudah, karena dia adalah pembawa berita, pembawa tanda-tanda dari berita gembira akan kedatangan A1-Masih. Inilah yang membuat Yohanes Pembaptis menjadi besar tetapi Yesus mengaku bahwa dirinya lebih agung dibandingkan yang paling agung (misalnya Yohanes). Mengapa? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tetapi aku mempunyai kesaksian yang lebih penting daripada kesaksian Yohanes yaitu segala pekerjaan yang diserahkan Bapa kepadaku supaya aku melaksanakan Nya." (Yohanes 5: 36).  Jadi "persaksian" yang diberikan Tuhan Yang Maha Besarlah yang membuat Yesus lebih besar daripada Yohanes. Berdasarkan standar dari Al-Masih ini, kita menemukan bahwa:  1. Yohanes Pembaptis adalah Nabi yang paling besar di antara Nabi-nabi keturunan Bani Israel, karena dia pembawa berita kedatangan Al-Masih (Yesus). Hampir sama, Yesus adalah lebih besar daripada Yohanes karena dia pembawa berita kedatangan "Roh kebenaran, Pembawa Kebahagiaan" yang akan mengantarkan umat manusia kepada segala kebenaran (Dari Kitab Injil, Yohanes pasal 16)  2. Keuskupan, missi Yesus, atau "Pekerjaan yang diserahkan Bapa kepada-Nya supaya dilaksanakan-Nya" dibatasi menjadi penggembala kambing dari rumah Israel (Matius 15: 24), sedangkan missi Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam adalah universal. Beliau telah diberitahukan, &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dan, tiadalah Kami mengutus kamu melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam" (QS Al--Anbiya': 107). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam menjaga tugas besarnya, Muhammad selalu menyampaikan Firman-Nya kepada orang-orang yang mau mendengarnya, tanpa perbedaan ras, kelas atau keturunan. Beliau menerima mereka semua dalam agama Tuhan tanpa diskriminasi. Beliau tidak pernah berpikir untuk membedakan makhluk Tuhan menjadi "Anjing dan Babi" (Matius 7: 6) atau menjadi "Kambing dan Sapi" (Matius 25: 32). Beliau adalah utusan dari Tuhan Yang Maha Esa yang memberikan rahmat bagi seluruh umat manusia, dan Beliau tidak pernah lupa dengan missinya bahkan di saat akhir hidupnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjelang akhir hayatnya, ketika beliau bisa melihat kembali masa lalu yang susah dan berbahaya, dan masa sekarang yang penuh dengan kesuksesan, Beliau sekarang merasa bisa menikmati hidup dengan tenang dan rileks. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi tidak buat Beliau! Tidak ada waktu untuk beristirahat atau bersantai bagi dirinya. Masih ada pekerjaan yang harus diselesaikan. Allah Subhanahu wa Ta'ala mengingatkannya, &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dan, Kami tidak mengutus kamu melainkan kepada umat manusia seluruhnya sebagai pembawa berita gembira dan sebagai pemberi peringatan, tetapi kebanyakan manusia tiada mengetahui." (QS. Saba': 28). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana Beliau menanggapi tugas ini selama masa tuanya? Pada masa itu tidak ada peralatan komunikasi elektronik modern untuk mengatur tugasnya. Tidak ada teleks dan mesin facsimile yang bisa digunakan. Apa yang Beliau lakukan? Karena Beliau adalah seorang yang Ummi (buta hurufj, Beliau mendiktekan 5 surat-surat yang ditujukan pada Kaisar Konstantinopel, Raja Mesir, Negus Abbesinia, Raja Yaman dan Kaisar Iran. Beliau memanggil 5 sahabatnya dan memberikan masing-masing 5 kuda Arab, lalu menugaskan mereka mengirim surat-surat tersebut untuk mengajak Raja-raja tersebut masuk dalam agama Allah.  Saya beruntung karena bisa melihat surat-surat tersebut di Museum Topkapi di Istambul, Turki. Surat-surat tersebut sudah berdebu! Turki sebenarnya mempunyai pengawet untuk kulit. tetapi surat-surat itu sudah terlalu lama. Surat itu dimulai, "Dari Muhammad Rasulullah, kepada Heraclius, Kaisar di Konstantinopel; Terimalah Islam dan Anda akan beruntung." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diikuti oleh kalimat dalam Al-Qur'an: &lt;br /&gt;"Katakanlah: 'Hai Ahli kitab, marilah (berpegang) kepada suatu kalimat (ketetapan) yang tidak ada perselisihan antara kami dan kamu, bah wa tidak kami sembah kecual iAllah dan tidak kita persekutukan dia dengan sesuatupun dan tidak (pula) sebagian kita menjadikan sebagian yang lain sebagai Tuhan selain Allah. Jika mereka berpalig maka katakanlah kepada mereka, 'Saksikanlah, bahwa kami adalah orang orang yang berserah diri (kepada Allah)'… " (QS. Ali Imran: 64). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah penyisipan ayat Al-Qur'an dalam surat tersebut, lalu diakhiri dengan ucapan selamat dan disegel dengan kalimat - "Tidak ada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah Utusan-Nya." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Surat di Turki menimbulkan rasa penasaran dan ketertarikan kita untuk menjaganya, tetapi penjagaannya juga sering dirusak oleh pelancong. Ayat-ayat Al-Qur'an yang sama juga berada di hampir setiap rumah Muslim, dibaca dan dibaca ulang ratusan kali, akan tetapi seringkali pembaca tidak mengamalkan apa yang dibacanya dalam kehidupan sehari-hari. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita teliti sekali lagi ayat-ayat di atas. Ayat ini ditujukan kepada "Ahli Kitab" --Yahudi dan Kristen. Tetapi setelah lebih dari seribu tahun, kita telah mengacuhkan bahwa tujuan umum dari ayat itu adalah untuk diri kita sendiri. Kita duduk mendengarkan ayat tersebut tetapi kita tidak melaksanakannya. Pengabaian ini akan terus berlanjut pada umat kita generasi selanjutnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah lebih dari 14 abad, ayat-ayat Al-Qur'an masih tetap sama. Kita masih mendengar kalimat, &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui." (QS. Saba':28). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini adalah kesimpulan dari ayat yang turun 14 abad yang lalu. Ini adalah situasi yang sebenarnya dari dunia keagamaan. Pertanyaannya adalah, "Apakah ada yang berbeda sekarang ini?" Tidak ada sama sekali! Sekarang ini lebih banyak Musyrik di dunia ini daripada orang yang percaya pada Allah Yang Maha Esa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah ada harapan untuk merubah situasi ini? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah menugaskan Rasul-Nya, lalu Dia memerintahkan kita sekarang melalui ayat pertama dari surat Muddatstsir (surat 74): &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Hai orang-orang yang berkemul (berselimut), &lt;br /&gt;"Seperti biasa, ada beberapa pengertian dari ayat ini (termasuk yang di atas), tiga pemikiran itu adalah: &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Suatu peristiwa atau individu tertentu yang ditunjuk. Rasulullah sedang merenungkan diri dengan menggunakan selimut, Beliau sedang memikirkan bagaimana menyampaikan wahyu Allah dan menyiarkan bahwa Allah adalah satu-satunya Tuhan Yang Benar. Hatinya selalu bersih, tetapi sekarang kegiatan menyiarkan agama Allah akan bertentangan dengan kebiasaan kaumnya selama ini. Pekerjaannya sebagai utusan Allah adalah pekerjaan yang paling sesuai dengan kepribadiannya, tetapi tidak akan ada balasan dan penghargaan yang dapat diharapkan dari masyarakatnya. Tetapi sebaliknya, diperlukan banyak kesabaran, dan kepuasan hati akan diperoleh dari Allah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Suatu pelajaran spiritual umum sedang diajarkan. Tahap yang hampir sama dalam tingkatan hidup setiap laki-laki yang baik, dimana dalam hidup Rasulullah adalah contoh yang universal. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Anjuran tentang adanya khayalan mistik yang lebih Kaum sufi mengerti, bahwa dengan berselimut dan berkemul, keadaan lebih menyenangkan, yang diperlukan bagi fisik kita pada suatu tahap. Tetapi kita akan segera bangkit dan sifat dasar kita akan menegaskan diri sendiri. Walaupun itu tidak membawa keberuntungan dan penghargaan dari orang-orang, tetapi akan membawa keberuntungan dari Tuhan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Bangunlah; lalu berilah peringatan &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Dan Tuhanmu Agungkanlah &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. Dan pakaianmu bersihkanlah &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. Dan perbuatan dosa (menyembab berhala) tinggalkanllah  Rujz atau Rijz berarti penyembahan dan biasanya juga berarti pemujaan. Mungkin di sana ada idola yang disebut Rujz. Tetapi sekararig ini, bisa berarti luas menjadi mental yang melawan pemujaan yang benar atau tahap keraguan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;F. Dan janganlah kamu membeli (dengan maksud) memperoleh (balasan) yang lebih banyak. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut kebiasaan, jika kamu memberi adalah agar menerima apa yang berharga bagimu lebih dari apa yang kamu berikan. Tetapi jangan mengharapkan apa-apa dari penerima. Kamu melayani Tuhan dan Makhluk Tuhan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;G. Dan untuk (memenuhi perintah) Tuhanmu, bersabarlah. Kemauan kita untuk melayani Tuhan memerlukan kesabaran dan kita harus menunjukkan konsistensi dalam pelayanan kita. Karena kita yakin, kita tahu bahwa Dia-lah Yang Maha Besar, Maha Bijaksana dan Maha Kuasa dan segala sesuatu pasti akan baik. (Abdullah Yusuf Ali). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi bangsa Arab secara umum dan khususnya bagi Rasulullah "selimut" adalah penutup untuk melindungi matahari, angin dan pasir. Dia berarti harus bersiap-siap, menyingsingkan lengan baju untuk menyelesaikan tugasnya. Meskipun sebagian besar Muslim di dunia tidak menutupi dirinya dengan selimut, dalam kehidupan sehari-hari, mereka mengenakan mantel untuk menutup rasa rendah diri. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Apa yang bisa kita lakukan untuk membuat cahaya Ilahi bersinar menerangi kegelapan di sekitar kita? Pertama-tama kita harus membiarkannya bersinar dalam diri kita yang sebenarnya. Dengan adanya sinar tersebut dalam lubuk hati kita, kita bisa berjalan dengan langkah yang yakin dan mantap. Kita dengan rendah hati dapat melanjutkan langkah-langkah yang berat dan membimbing langkah-langkah kita. Bukan kita, tetapi cahaya yang akan membimbing! Tetapi oh! Kesenangan menemukan cahaya dan untuk mengatakan pada saudara kita; 'Saya juga berada dalam kegelapan, kesusahan dan akhirnya saya telah menemukan kebahagiaan dan takdir yang menyenangkan!' Lalu, haruskah kita mengajak saudara kita, dengan berjalan berdampingan dalam jalan Tuhan, dengan saling membantu dan kerjasama, dan sepenuh hati berdoa, diikuti dengan tindakan. Itu adalah maksud baik Allah yang bisa dilakukan oleh kita bersama-sama." (Abdullah Yusuf Ali.). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tetapi kebanyakan manusia tiada mengetahui." (QS. Saba': 28). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu Sabda Rasulullah Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam kepada siapapun kami memohonkan rahmat bagi semua dan selamanya. Amien. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;LAMPIRAN I &lt;br /&gt;Beliau mencapai tingkat keunggulan dengan kesem-purnaannya &lt;br /&gt;Beliau menerangi kegelapan (dunia) dengan cahayanya &lt;br /&gt;Kesempurnaan adalah semua kualitasnya &lt;br /&gt;Rahmat bagi dirinya dan keturunannya &lt;br /&gt;(Shaikh Sa'di Sheeraazi) &lt;br /&gt;LAMPIRAN II  Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam yang Paling Agung &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jika kebesaran tujuan  Keterbatasan Peralatan  Dan Hasil Yang Mengagumkan" &lt;br /&gt;Adalah tiga kriteria dari kejeniusan manusia, siapa yang berani bertaruh apakah ada orang lain dalam sejarah modern yang lebih besar daripada Muhammad? &lt;br /&gt;Hampir semua orang terkenal menciptakan senjata-senjata, hukum-hukum dan kerajaan-kerajaan. Mereka menemukan, yang semuanya tidak lebih dari kekuatan materi yang mudah hancur di depan mata. Muhammad menghasilkan tidak hanya tentara, undang-undang, kekaisaran, rakyat dan menyatukan jutaan orang, altar-altar, dewa-dewa, agama-agama, ide-ide, kepercayaan-kepercayaan dan roh-roh. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai dasar dari suatu buku, setiap huruf menjadi hukum, Beliau menciptakan nasionalisme spiritual yang menyatukan orang-orang dari berbagai bahasa dan ras. &lt;br /&gt;Ide Tuhan Yang Maha Esa, yang dikemukakan di tengah-tengah teologi yang  menakjubkan adalah suatu keajaiban yang sering diucapkan yang mengubah semua pemujaan terhadap nenek moyang dan tahayul. &lt;br /&gt;Ibadahnya yang terakhir, komunikasi mistik dengan Tuhan, kematiannya, kejayaan setelah kematiannya; semuanya membuktikan bahwa Beliau memiliki kemampuan untuk memberikan ajaran agama. Ajaran ini mempunyai 2 pokok, yaitu: Keesaan Allah dan Keberadaan Allah; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"....Ahli filsafat, ahli pidato, rasul, pemimpin negara pejuang, pencetus ide-ide, penemu keyakinan yang rasional, penemu 20 kekaisaran di bumi dan menjadikannya menjadi satu kekaisaran spiritual, dia adalah Muhammad. Berdasarkan semua standar kebesaran dan kejayaan yang bisa diukur, kita bisa bertanya, apakah ada orang lain yang lebih besar dari beliau?" &lt;br /&gt;(Lamartine, Sejarah Turki, Paris, 1854, volume II, halaman 276-277) &lt;br /&gt;LAMPIRAN III  JULES MASSERMAN, PSYKOANALIS AMERIKA  TIME, 15 Juli, 1974 &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemimpin harus memenuhi tiga fungsi ---Menyediakan kesejahteraan bagi pengikutnya, menyediakan organisasi sosial di mana rakyatnya merasa aman, dan menyediakan mereka dengan suatu bentuk kepercayaan. Orang-orang seperti Pasteur dan Salk adalah pemimpin dalam fungsi yang pertama.  Orang-orang seperti Gandhi dan Confucius, di satu pihak, dan Alexander, Caesar dan Hitler di pihak lain, adalah pemimpin yang memenuhi fungsi yang kedua atau mungkin yang ketiga. Yesus dan Buddha memenuhi fungsi ketiga. Mungkin pemimpin yang terbesar sepanjang waktu adalah Muhammad yang mengkombinasikan ketiga fungsi. Untuk kriteria yang sama, Musa menduduki tempat kedua. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;LAMPIRAN IV  "Kesetiaan dikatakan menjadi sifat manusia. Yang membuat perbedaan antara manusia beradab dengan yang tidak beradab. Tetapi kesetiaan yang sejati, merupakan pembawaan sejak lahir. Yang menandai seorang teman sejati. Pada manusia, hal ini jarang ditemukan!" (Suatu sajak Afrika Selatan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikutip dari : &lt;br /&gt;Judul asli: The Choice Islam and Christianity&lt;br /&gt;Judul edisi Indonesia: Dialog Islam Kristen  Pengarang: Ahmaed Deedat&lt;br /&gt;Penerbit: Pustaka Al-Kautsar, Jakarta&lt;br /&gt;Cetakan I : Juni 1999  Cetakan II : September 1999 (Revisi)&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2227792090585340265-6858242505908464445?l=ristinikov.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ristinikov.blogspot.com/feeds/6858242505908464445/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ristinikov.blogspot.com/2009/04/islam-agama-yang-paling-cepat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2227792090585340265/posts/default/6858242505908464445'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2227792090585340265/posts/default/6858242505908464445'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ristinikov.blogspot.com/2009/04/islam-agama-yang-paling-cepat.html' title='ISLAM - AGAMA YANG PALING CEPAT PERTUMBUHANNYA'/><author><name>ristinikov</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11100054690063144256</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_m-98mIRr46U/SbthA4latII/AAAAAAAAAAM/slVzk60pyHY/S220/Andry.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2227792090585340265.post-4185672929515356753</id><published>2009-04-13T18:36:00.000+07:00</published><updated>2009-04-13T18:39:07.119+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Al Qur&apos;an'/><title type='text'>Besi, Surat ke-57</title><content type='html'>Memang aneh, tampaknya, dalam pelajaran teologi, nama salah satu elemen kimia dalam tabel periodik, yaitu besi (Fe = ferrum) bisa menjadi salah satu judul surat dalam kitab suci agama. Tetapi itulah al-Qur'an. Sehingga pertanyaan bagi orang awam tentunya, karakter apa yang menarik pada surat ini? Lalu, mengapa besi dijadikan salah satu nama surat dalam al-Qur'an? Bukankah emas, misalnya, lebih berharga?&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Surat ini turun di antara masa-masa Perang Uhud, pada awal terbentuknya Negara Islam di Medinah. Oleh karena itu, bisa dipahami jika cukup banyak ayat yang memerintahkan pembaca untuk menafkahkan harta bagi kepentingan umum. Nama surat terambil dari kalimat wa anzalnal-hadida, ayat 25.1 Ayat seperti ini, menurut pandangan Malik Ben Nabi, laksana "kilauan anak panah" yang menarik perhatian bagi kaum ber­akal; yang diselipkan di antara pelajaran-pelajaran yang menyangkut ketuhanan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;" Sesungguhnya Kami telah mengutus rasul-rasul Kami dengan membawa bukti-bukti yang nyata dan telah Kami turunkan bersama mereka al-Kitab dan neraca (keadilan) supaya manusia dapat melaksanakan keadilan. Dan Kami ciptakan/turunkan besi yang padanya terdapat kekuatan yang hebat dan berbagai manfaat bagi manusia (supaya mereka mempergunakan besi itu), dan supaya Allah mengetahui siapa yang menolong (agama)-Nya dan rasul-rasul-Nya padahal Allah tidak dilihatnya. Sesungguhnya Allah Mahakuat lagi Maha Perkasa." (al-Hadid 57: 25).&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Karakter pertama yang menarik perhatian adalah banyak penafsir menghindari terjemahan wa ansalnal-hadida dengan "Kami ciptakan besi", padahal secara intrinksik seharusnya. "Kami turunkan besi", sebagaimana terjemahan "Kami turun­kan bersama mereka al-Kitab dan mizan (keadilan, keseimbangan, keselarasan, kesepadanan)". Mengapa demikian? Karena dalam bayangan mufasir klasik, bagaimana caranya besi diturunkan dari langit? Apakah dijatuhkan begitu saja?&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Namun seiring dengan perkembangan waktu, pengetahuan manusia bertambah. Ilmuwan seperti Profesor Armstrong dari NASA atau Mohamed Asadi berpandangan bahwa "memang besi diturunkan dari langit".2&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Sains memberikan informasi kepada kita bahwa besi termasuk logam berat tidak dapat dihasilkan oleh bumi sendiri.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Energi sistem tata surya kita tidak cukup untuk memproduksi elemen besi. Perkiraan paling baik, energi yang dibutuhkan adalah empat kali energi sistem matahari kita,3 dengan demikian besi hanya dapat dihasilkan oleh suatu bintang yang jauh lebih besar daripada matahari, dengan suhu ratusan juta derajat Celsius. Kemudian meledak dahsyat sebagai nova atau supernova, dan hasilnya menyebar di angkasa sebagai meteorit yang mengandung besi, melayang di angkasa sampai tertarik oleh gravitasi bumi, di awal terbentuknya bumi miliaran tahun yang lalu.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Karakter kedua, ketika menjelaskan besi "memberikan kekuatan yang hebat" barangkali pembaca membayangkan sen­jata pemusnah sekelas ICBM, Intercontinental Ballistic Missile (peluru kendali antarbenua) atau senjata pemusnah massal seperti senjata kimia. Tetapi bukan hanya iht. Nikmat yang paling besar yang diberikan Tuhan kepada umat manusia adalah "desain bumi". Bumi dan isinya dilindungi oleh Sabuk Van Allen yang membungkus bumi seolah-olah perisai berbentuk medan elektromagnetik berenergi tinggi. Perisai dengan "ke­kuatan hebat" ini tidak dimiliki oleh planet-planet lain.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Sabuk radiasi yang membentuk energi tinggi, terdiri dari proton dan elektron, mengelilingi ribuan kilometer di alas bumi, diberi nama Sabuk Van Allen. Sabuk ini melindungi bumi dan isinya dari ledakan dahsyat energi matahari yang terjadi setiap 11 tahun sekali yang disebut solar flares.4 Ledakan dahsyat ini bila tidak ditahan di angkasa dapat meluluh-lantakkan semua kehidupan di bumi, dengan kekuatan setara 100 juta bom atom Hiroshima. Perlindungan juga didapatkan dari serangan badai kosmis yang membahayakan umat manusia. Bagaimana sabuk perisai ini terbentuk? Sabuk ini terbentuk dari inti bumi yang besar, yaitu terdiri dari besi dan nikel. Keduanya membentuk medan magnet yang besar, yang tidak dimiliki oleh planet lain, kecuali planet Merkurius, dengan radiasi yang lebih lemah.5&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Barangkali kita sekarang paham mengapa besi menempati salah satu judul surat di dalam al-Qur'an. Inti besi dan nikel "melindungi makhluk bumi" berupa perisai elektromagnetik dengan "kekuatan yang hebat". Namun yang terpenting, al­Qur'an ingin menunjukkan kepada pembaca bahwa besi tidak dapat diproduksi di bumi. Oleh karena itu, ia langsung ditu­runkan dari langit untuk dimanfaatkan oleh manusia sesuai dengan ayat 25.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harap pembaca juga memperhatikan kodetifikasi di alam raya, solar flares terjadi 11 tahun sekali. Metonic cycle 19 tahun sekali, komet Halley rata-rata 76 tahun sekali mendekati bumi, penyesuaian Kalender Lunar mengikuti siklus 11 tahun dan 19 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Elemen Berat Besi, Fe-57&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Karakter ketiga berhubungan dengan elemen kimia dalam tabel periodik. Kita tidak mungkin menafsirkan Surat Besi tanpa "membedah" elemen kimia besi berikut karakterisistiknya, yang berhubungan dengan kata al- hadid. Tanpa mengenal sifat­sifat besi, pembaca tidak akan mengetahui "keindahan" Surat Besi ini, yang diletakkan pada nomor 57.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Nilai kata atau al-jumal al-hadid adalah 57. Terdiri dari a! (31) dan hadid (26). Tabel al-jumal bisa dilihat pada Tabe15.4.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alif = 1, Lam = 30, Ha' = 8, Dal= 4, Ya' = 10, Dal = 41 + 30 + 8 + 4 + 10 + 4 = 31 + 26 = 57.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Fakta Pertama&lt;br /&gt; Fakta menunjukkan bahwa besi atau al-hadid mempunyai nilai (al-juntal) 57, sama dengan nomor suratnya, atau (19 x 3). Kelipatan 19 dengan koefisien angka 3.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Besi, menurut Peter Van Krogt ahli elementimologi, telah lama digunakan sejak zaman prasejarah, 7 generasi sejak Adam as. Besi adalah salah satu elemen berat, dengan simbol Fe, atau ferrum, yang berarti "elemen suci" dari kata Iren (Anglo-Saxon). Diberi nama ferrum, ketika pemerintahan Romawi, kaisar Roma yang bernama Marcus Aurelius dan Commodus menghubung­kan dengan mitos Planet Mars. Ilmu kimia modern mengatakan bahwa besi atau Fe ini mempunyai 8 isotop, di mana hanya 4 isotop saja yang stabil, yaitu dengan simbol Fe-54, Fe-56, Fe-57, dan Fe-58 (lihat Tabel 9.1).&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;TABEL 9.1&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ISOTOP BESI 7&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Isotop&lt;br /&gt; Waktu Paruh&lt;br /&gt; Isotop&lt;br /&gt; Waktu Paruh&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Fe-.52&lt;br /&gt; 8.3 jam&lt;br /&gt; FP-57&lt;br /&gt; Stabil&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Fe-54&lt;br /&gt; Stabil&lt;br /&gt; Fe-58&lt;br /&gt; Stabil&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Fe-55&lt;br /&gt; 2.7 tahun&lt;br /&gt; Fe-59&lt;br /&gt; 54.5 hari&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Fe-56&lt;br /&gt; Stabil&lt;br /&gt; Fe-60&lt;br /&gt; 1.500.000 tahun&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Besi mempunyai nomor atom 26, posisinya terletak di tengah-tengah tabel periodik.6. Sedangkan Fe-57, salah satu isotop besi yang stabil mempunyai 31 neutron. Ini berbeda dengan isotop stabil lainnya, misalnya Fe-56 mempunyai 30 neutron dan Fe-58 mempunyai 32 neutron. Fe-57 juga diketahui mempunyai "ionisasi energi" tingkat ke-3, sebesar 2957 jk/mol (dibulatkan)8, energi yang keluar untuk mengubah status Fe+2 ke Fe+3. Besi sendiri mempunyai 4 tingkatan energi--itulah mengapa hanya 4 isotop saja yang stabil. Terakhir yang tidak kalah penting, Fe-57 jdga diketahui mempunyai massa atom sebesar 56,9354.9&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Fakta Kedua&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Begitu kita mengenal karakterisitik besi, kita mendapat gambaran banyak hal, misalnya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu isotop besi yang stabil, Fe-57, mempunyai nomor simbol sama dengan nomor Surat al-Hadid, dan al-jumal dari al-hadid adalah 57 juga. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Besi mempunyai nomor atom 26, ditunjukkan oleh al-jumal kafa hadid. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fe-57 mempunyi elektron 31 buah, ditunjukkan oleh al­jumal dari kata "al". &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Koefisien 3, dari (19 x 3), ditunjukkan dengan ionisasi ting­kat energi ke-3 yang dilepas sebesar 2957 jk/mol. Surat al­Hadid mempunyai ayat berjumlah 29 buah atau kodetifikasi 2957. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peneliti al-Qur'an dari kelompok Fakir 60 di Amerika Seri­kat menjelaskan bahwa banyaknya kata dalam surat ini seluruhnya adalah 574 kata, sedangkan banyaknya kata dari awal surat sampai dengan ayat ke-25 (kata pertama) adalah 451. Bilangan 574 menunjukkan "Fe-57 adalah salah satu isotop yang stabil dari 4 isotop yang ada" atau berarti juga "yang mempunyai 4 tingkatan energi". &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bilangan 451, banyaknya kata, adalah jumlah bilangan no­mor simbol kedelapan isotop besi: Fe-52, Fe-54, Fe-55, Fe­56, Fe-57, Fe-58, Fe-58, sampai Fe-60; yaitu 52 + 54 + 55 + 56 + 57+ 58 + 59 + 60 = 451. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Enkripsi pada keempat isotop stabil, Fe-54, Fe-56, Fe-57, dan Fe-58 merupakan kelipatan 19 atau: 54565758 = 19 x 2871882 &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian juga massa atom Fe-57, 56.9354 adalah: 569354 = 19 x 29966 &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan suatu kebetulan, jika nomor surat dan nomor ayat besi (QS 57: 25) ditunjukkan dengan angka 19.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5+7+2+5=19.&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;Bukan pula suatu kebetulan jika Surat Besi diletakkan di tengah-tengah al-Qur'an, sebagaimana elemen besi nomor 26 terletak di tengah-tengah tabel periodik. &lt;br /&gt;Dari sisi matematika, angka 57 clan 29 tergolong ajaib ka­rena angka-angka tersebut merupakan: &lt;br /&gt;57x29= 1 + 2 + 3 + 4 + 5 + 6 +...+ 57 atau (19 x 87) &lt;br /&gt;Kata "besi" dalam al-Qur'an disebut 9 kali dalam 6 ayat yang berbeda10. Barangkali salah satu keterangan yang menarik dari hal yang menarik lainnya adalah keterangan yang berhu­bungan dengan "rahasia" Dzulkarnain pada Surat al-Kahfi (18:96), yang berarti "gua°. Ayat tersebut berkisah tentang "pin­tu besi" yang dibangun oleh Dzulkarnain "di antara kedua pun­cak gunung". Suatu saat akan hancur, ketika kiamat telah dekat. Tanda-tanda kiamat ini menarik perhatian ilmuwan Barat clan juga Winston Churchill, PM Inggris pada tahun 1940-an. Perha­tian para ahli arkeologi Muslim terletak pada karakter siapa yang pas untuk Dzulkarnain dalam sejarah? Apakah Raja dari Macedonia (tafsir Yusuf Ali dan Prof. Dr. H. Mahmud Yunus mengatakan Iskandar Dzulkarnain dari Macedonia, sehingga mengundang kritikan ahli sejarah, karena tidak pas11), Alexander Agung, ataukah Cyrius Kaisar dari Persia? Sedangkan perhatian Churchill, karena ramalan "perang besar yang akan terjadi" sebelum dunia kiamat, sebagian tercatat dalam Kitab Mulia al-Qur'an12, dengan versi lain jika dibandingkan dengan Bibel. Lalu siapakah Gog dan Magog (versi Barat), apakah kaum Kulit Kuning (Oriental), Hindu, animis, atau Komunis Rusia? Sedangkan al-Qur'an menyebutnya bangsa Ya'juj dan Ma'juj (al-Kahfi [181:94)? Belum diketahui pasti siapa mereka. Indikasi masa depan, ada berbagai kemungkinan. Namun, satu hal, tampaknya para arkeolog telah menemukan "Pintu Besi" yang dimaksud oleh al-Qur'an di Derbent, termasuk dalam wilayah Uni Sovyet dahulu13, seperti tercantum dalam Encyclopedia Columbia, walaupun masih diperdebatkan di kalangan sejarawan modern, siapa sebenarnya yang membangun pintu besi tersebut, Alexander Agung ataukah Cyrius?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Encyclopedia Columbia edisi ke-6, mencatat bahwa Derbent ditemukan pada tahun 438 oleh bangsa Persia sebagai pertahan­an yang strategis di Pintu Besi. Benteng tersebut masih ada clan diberi nama Tembok Kaukasia (Caucasian Wall) juga disebut Tembok Alexander. Dibangun oleh bangsa Persia (yang menemukannya) pada abad ke-6, untuk menahan serangan pendatang-pendatang dari daerah Utara.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan demikian, Surat Besi ini menunjukkan keistimewaannya dengan berbagai cara, di antaranya adalah besi diturunkan secara intrinksik dari langit melalui meteorit pada awal terbentuknya bumi, miliaran tahun yang lalu. Besi diketahui mempunyai kekuatan yang dahsyat: inti besi dan nikel membentuk perisai medan magnet bumi dengan energi yang luar biasa untuk menahan solar flares dan badai magnetik angkasa. Sedangkan nomor surat 57 sama dengan al-jumal dari al-hadid (57). Surat ini juga memperlihatkan karakter Fe-57, salah satu isotop besi yang stabil. Selain itu, ditunjukkan dengan kodetifikasi nomor atom (26) dan jumlah elektron (31) yang mengelilingi inti atom besi. Kodetifikasi surat dan ayat juga ditunjuk­kan dengan jumlah digit nomor surat dan ayat besi (al-Hadid 57: 25), yaitu bilangan' 19. Ramalan atau prophecy: Besi atau Pintu Besi Dzulkarnain diisyaratkan berhubungan dengan salah satu tanda datangnya kiamat - hancur secara fisik - ketika bangsa yang dinamakan Ya'juj dan Ma'juj menimbulkan keru­sakan di bumi.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.  Tafsir dari Syed Abul A'la al-Maududi, The Meaning of Qur'an, USA. Bisa juga dilihat dari situsnya: http://www.usc.edu/dept/MSA/quran/maududi/&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.   Baca, buku Harun Yahya, Pesona AI-Qur'an, atau Mohamed Asadi, The Unifying Theory of Everything, USA, 2002.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.   Harun Yahya, Prsona AI-Qur'an, Rabbani Press 2002, hat. 38.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.   Ibid., hal. 20. Baca juga bukunya James A. Van Allen berjudul Origins of Magnetostroplteric Physics, USA &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Ibi hal. 21. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6.http://hame.school.net.hk/-chem/others/yerwdic/element/Fe.html atau http:// wwwrcamnl.wr.usgs.gov./isoig/peris.gw/isoig/yer'vd/fe iig.html, diterima 18 Desember2003. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7.http://www.chemicalelements.com/elements/fe.html, diterima 17 Desember 2003 atau Irttp://wwwrcamul.wr.usgs.gov/isoig/period/fe_iig.html. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. http://nautilus.fis.uc.pf/st2.5/scenes-e/elem/e02692.html, diterima 17 Desem-ber 20U3. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. http://environmentnlchentistry.cum/yugi/periodic/Fe-pg2.htnil#57,diterimal7 Desember 2003. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Azharuddin Sahil, Indeks AI-Qur 'an, Mizan 2001, ha.  704. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11. Baca komentar kelompok dakwah Malaysia di http://groups.yahoo.com/ group/dakrwah/massage/5865?source=1,  diterima 23 Desember 2003. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12. http://www.answering-christianity.com/iron-gates.htm,diterima 23 Desember 2001 &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;13. Baca Muhammed Asadi, The Message of Qur'an and Islam, atau Koran: A Scientific Analysis, Lahore, Pakistan, Ferozson's Ltd. 1992, dengan pengarang yang sama. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikutip dari :&lt;br /&gt;Arifin Muftie&lt;br /&gt;MATEMATIKA ALAM SEMESTA &lt;br /&gt;Kodetifikasi Bilangan Prima dalam Al-Qur'an &lt;br /&gt;Cetakan I, Rabiulawal 1425/Mei 2004&lt;br /&gt;Diterbitkan oleh: PT Kiblat Buku Utama Bandung&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2227792090585340265-4185672929515356753?l=ristinikov.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ristinikov.blogspot.com/feeds/4185672929515356753/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ristinikov.blogspot.com/2009/04/besi-surat-ke-57.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2227792090585340265/posts/default/4185672929515356753'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2227792090585340265/posts/default/4185672929515356753'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ristinikov.blogspot.com/2009/04/besi-surat-ke-57.html' title='Besi, Surat ke-57'/><author><name>ristinikov</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11100054690063144256</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_m-98mIRr46U/SbthA4latII/AAAAAAAAAAM/slVzk60pyHY/S220/Andry.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2227792090585340265.post-2799869282230021367</id><published>2009-04-13T18:27:00.000+07:00</published><updated>2009-04-13T18:31:43.874+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Al Qur&apos;an'/><title type='text'>AL QURAN menggunakan Kodetifikasi Bilangan Prima</title><content type='html'>Mufasir modern sepakat bahwa al-Qur'an dalam peng­gambarannya sangat istimewa, karena struktur sistematikanya matematis.1 Al-Qui an menggunakan kodetifikasi bilangan pri­ma secara bertingkat: surat, ayat, kata, dan huruf. Dua dekade yang lalu, pembahasan masalah seperti ini merupakan hal yang sensitif, karena bisa dipandang "memperkosa" ayat-ayat al­Qur'an. Di satu sisi, tingkat penemuan yang membahas angka­angka masih "dangkal" -- sehingga kurang menarik. Namun kini, dengan banyaknya alat bantu seperti komputer dan ke­majuan di bidang sains yang berhubungan satu sama lain, studi mengenai "kodetifikasi" al-Qur'an makin menampakkan hasil­nya yang luar biasa. Tentu saja, walaupun isinya sama. Hanya al-Qur'an mushaf Ustmani saja yang dipakai, dan hanya versi itulah yang memenuhi kriteria kodetifikasi al-Qur'an, sebagaimana bahasa aslinya pada saat wahyu diturunkan. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Penomoran surat dan penempatan ayat disusun berdasar­kan petunjuk Nabi, tidak sama dengan urutan turunnya wahyu. Hal ini membingungkan para mufasir klasik selama berabad­abad dan menjadi sasaran kritik para Orientalis. Sekarang telah diketahui, karena di samping susunan isinya yang serasi dan harmonis, pembaca yang serius akan menemukan contoh­contoh struktur bilangan prima dari ratusan struktur yang ada. Istimewa sekali karena struktur tersebut menggunakan bilang­an prima kembar, di samping ujicoba dengan menggunakan Hukum Benford untuk "melihat keaslian" al-Qur'an.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Apa benar dalam al-Qur'an terdapat kodetifikasi tertentu? Mana mungkin dalam kitab "antik" ada struktur matematika­nya? &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Segala "Sesuatu" dengan Hitungan yang Teliti&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Paling tidak, terdapat dua ayat yang memberikan informasi bagi kita bahwa al-Qur'an diturunkan dengan "hitungan". Pertama, dalam Surat al-Jinn, Tuhan menciptakan segala se­suatu (kejadian dan semua objek di alam semesta) dengan "hitungan yang teliti satu persatu", yaitu dari kata Arab, 'adad.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;"Suyaya Dia mengetahui bahwa sesungguhnya rasut-rasul itu telah menyampaikan risalah-risalah Tuhannya, sedang sebenarnya ilmu­Nya meliputi apa yang ada pada mereka, dan Dia menghitung segala sesuatu satu persatu. (QS al-Jinn 72 : 28).&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Esensi ayat ini adalah bahwa ilmu Tuhan meliputi segala sesuatu, tidak ada yang tertinggal. Semua kejadian, objek alam, penciptaan di bumi dan langit, dan struktur al-Qur'an, tidak ada yang kebetulan. Semuanya ditetapkan dengan hitungan yang sangat teliti. Sebenarnya bila diketahui, (sebagian) ilmu tersebut meliputi risalah-risalah yang disampaikan dan ilmu yang ada pada para Rasul. Dalam kehidupan modern sekarang pun, kita akan menjumpai "hitungan tersebut", mulai dari yang sederhana sampai yang paling rumit.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Oksigen (O2) memberikan kehidupan kepada semua makh­luk di bumi melalui sistem pernafasan; sangat vital. Tetapi bila kelebihan hitungan satu atom, ia akan menjadi ozon (O3); yang bila dihirup manusia boleh jadi menyebabkan bencana. Tetapi bila ditempatkan di atas atmosfer bumi, maka ia sangat berguna untuk menyerap sebagian sinar-sinar ultraviolet yang berba­haya (radiasinya) bagi makhluk di bumi. Demikian juga karbon adalah elemen kimia yang sangat penting bagi semua makhluk hidup, karena semua organisme dibangun dari senyawa kar­bon.2 Tetapi bila ia bersenyawa dengan oksigen yang sama-sama berguna. Senyawa baru tadi menjadi gas yang berbahaya bagi manusia, yaitu CO2&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Lebih lanjut untuk memahami "hitungan yang terstruktur" atau al-'adad:&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Hitungan yang sangat teliti atau lebih rumit kita dayntkan pada hormon manusia. Misalnya, C18H24O2 adalah horman estrogen yang bertanggung jawab atas sifat-sifat kewanitaan. Berlebih hitungan satu atom karbon saja, ia menjadi C19H28O2 Hormon testosteron, yang bertanggung jawab atas sifat-sifat pria.3&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Hitungan yang terstruktur ditemukan juga pada DNA, sangat rumit dan mencengangkan:&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Terdayat 3 miliar kode kimia dalam DNA yang harus dipecahkan olch ilmuwan: setiap sel manusia merupakan sebuah ensiklopedia yang memuat informasi sejuta halaman. Setiap individu manusia akan berbeda informasinya terdiri dari sekitar 100 triliun sel, artinya terdayat 100 triliun perpustakaan yang sama. Sebuah gambaran yang sulit dipercaya: 100 triliun x 1000 buku ilmu pengetahuan. Isinya Iebih banyak dari bufir pasir di dunia. Sistern hitungan ini sangat kompleks. Semua makhluk hidup diplanet ini telah diciptakan menurut Paparan kode yang ditulis dalam bahasa yang sama.4&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Kedua, al-Qur'an menjelaskan bahwa untuk menambah keimanan para pembaca kitab (Yahudi, Kristen, Islam, dan lain­nya), maka ia memberikan kita "enkripsi" atau "kode" bilangan 19. Dalam bahasa al-Qur'an disebut "suatu perumpamaan yang sangat aneh", atau matsal. Berguna untuk menambah keimanan dan keyakinan bagi para pembaca yang serius, berpikir terbuka, dan beriman, tetapi menambah kebingungan bagi orang-orang yang berprasangka, tertutup dan "menentang" kitab.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Keterangan tersebut dimulai ketika kita membaca Surat al­Muddatstsir:&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;"Neraka (saqar) adalah pembakar kulit rnanusia. Di atasnya ada sembilan belas (19) penjaga Dan tiada Kami jadikan penjaga neraka itu melainkan dari malaikat; dan tidaklah Kami jadikan bilangan mereka itu untuk jadi cobaan bagi orang-orang kafir, supaya orang­orang yang diberi al-Kitab menjadi yakin, dan supaya orang-orang yang beriman bertambah iman nya, dan supaya orang-orang Mukmin itu tidak ragu-ragu dan supaya orang-orang yang di dalam hatinya ada penyakit dan orang-orang  kafir (mengatankan): 'Apakah yang dikehendaki Allah dengan bilangan ini sebagai suatu perumpamaan?' " (al-Muddatstsir 74: 29-31)&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Kisah ini awalnya dimulai ketika-menurut at-Turmudzi, yang meriwayatkan dari sahabat Nabi, Jabir ibn 'Abdillah'5 - sebagian orang Yahudi bertanya kepada sekelompok sahabat Nabi saw, "Apakah Nabi anda mengetahui jumlah penjaga neraka?" Maka turunlah ayat ini kepada Nabi, karena ditanya­kan oleh para sahabat. Riwayat lain menyimpulkan, ketika turun ayat 30 surat ini, Abu Jahal berkata, "Kalian adalah orang­orang kuat dan pemberani, apakah kalian tidak mampu mengalahkan ke-19 penjaga neraka itu? Salah seorang di antara mereka yang bernama Abu al-Ayad ibn Kaidah al-Jumahiy, berkata dengan angkuhnya, "Dengan tangan kananku kukalahkan sepuluh dan dengan tangan kiriku sembilan".&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Dari situ, angka 19 menjadi "perumpamaan yang aneh" atau matsa! bagi para ilmuwan yang membaca al-Qur'an. Kare­na ditemukan ratusan struktur matematis yang berhubungan dengan bilangan prima.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Struktur Utama&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Struktur matematis al-Qui an sangat bervariasi, tetapi yang penting diperlihatkan adalah struktur bilangan prima kembar 19.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Struktur Pertama&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Struktur pertama berhubungan dengan jumlah surat dan banyaknya juz dalam al-Qur'an. Jumlah surat di dalam al­-Qur'an adalah 114. Angka 114 adalah angka ajaib, karena bilangan prima ke-114 adalah 619, dan 114 adalah (6 x 19). Bilangan 619 merupakan prima kembar dengan pasangan 617. Kita ketahui pula, isi al-Qui an terbagi dalam 30 juz. Angka 30 adalah bilangan komposit yang ke-19, yaitu: 4, 6, 8, 9,10,12,14, 15, 16, 18, 20, 27, 22, 24, 25, 26, 27, 28, 30.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Struktur Kedua&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Ditemukan kode-kode tertentu sebagai pengawasan paritas. Sehingga isi yang diterima diyakini asli oleh "pembaca", dan tidak berubah.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Al-Qur'an terstruktur dalam bentuk 6 x (10 + 9), yaitu 60 surat dengan nomor ayat-ayat yang genap, dan 54 surat dengan nomor ayat-ayat yang ganjil. Contohnya adalah al-Fatihah dengan 7 ayat berarti surat dengan ayat ganjil. Tetapi al-Baqarah dengan 286 ayat merupakan surat dengan ayat genap.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Prof. Abdullah Jalghoom dari Yordania menemukan suatu ketentuan paritas dengan kondisi di atas; jumlah ke-60 surat dengan ayat-ayat genap adalah 3.450 atau (345 x 10) dan jumlah nomor surat ke-54 dengan ayat-ayat ganjil adalah 3.150 atau (345 x 9). Total jumlah nomor surat adalah 6.555 atau (345 x 19). Dari sisi matematis, bilangan tersebut adalah 1 + 2 + 3 + 4 + 5 + 6+7+....+114=6.555.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Dengan demikian, nomor surat dan jumlah ayat-ayatnya tidak dapat dipertukarkan - jika tertukar - struktur di atas tidak berlaku. Misalnya, Surat al-Fatihah ditukar tempatnya dengan Surat al-Baqarah maka jumlah ayat-ayat yang genap menjadi 3.449 dan jumlah ayat-ayat yang ganjil menjadi 3.151.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Struktur Ketiga&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Parity check juga ditemukan dalam pembagian nomor surat dengan jumlah ayatnya-menjadi satu kesatuan yang tak terpi­sahkan. Al-Qur'an dengan 114 surat terbagi dua susunannya:&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;1. 57 surat yang homogen, di mana nomor suratnya sama dengan jumlah ayat yang dikandungnya, yaitu genap-genap atau ganjil-ganjil Contoh Surat al-Fatihah atau "Pembuka­ari' dengan nomor surat 1 atau ganjil, jumlah ayat yang dikandungnya juga ganjil, yaitu 7 ayat. Contoh lain adalah Surat al-Baqarah atau "Sapi Betina". Nomor surat 2 atau genap, jumlah ayat 286 atau genap pula. Surat homogen ini, jumlah nomor surat dan jumlah ayatnya adalah 6.236, atau sama banyaknya dengan jumlah ayat al-Qur'an seluruhnya!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. 57 surat yang heterogen, di mana nomor suratnya berlawan­an dengan jumlah ayatnya, yaitu genap-ganjil atau ganjil­genap. Misalnya, Surat Ali'Imran, nomor surat 3 atau ganjil, jumlah ayat 200 atau genap. Jumlah nomor surat dan jumlah ayatnya adalah 6.555 atau sama dengan jumlah nomor surat dari 1 sampai dengan 114, (1+2+3+4+....+114). Dengan rumus sederhana:&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;( N + 1 ) / 2 x N = 115 / 2 x 114 = 115 x 57 = 345 x 14 = 6.555&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila kedua kelompok surat ini dijumlahkan, akan meng­hasilkan bilangan prima: 6.236 + 6.555 =12.791, bilangan prima ke-1.525. Struktur ini merupakan enkripsi antara jumlah nomor surat dengan jumlah ayat al-Qur'an.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TABEL  4.1. &lt;br /&gt;KLASIFIKASISURAT HOMOGEN &amp; SURAT HETEROGEN.6&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;57 SURAT HOMOGEN	57 SURAT HETEROGEN&lt;br /&gt;NAMA SURAT	No.&lt;br /&gt;su-&lt;br /&gt;rat	Ayat	NAMA SURAT	No.&lt;br /&gt;su-&lt;br /&gt;rat	Ayat&lt;br /&gt;Al Fatihah (Pembukaan)	1	7	Al-Imran (Keluarga Imran).	3	200&lt;br /&gt;Al-Baqarah (Sapi Betina).	2	286	Al Maidah (Hidangan).	5	120&lt;br /&gt;An-Nisa' (Wanita).	4	176	Al-An'am (Binatarg Temak).	6	165&lt;br /&gt;At Taubah (Pangampunan).	9	129	AI-A’raf (Tempat Tertinggi).	7	206&lt;br /&gt;Hud (Hud)	11	123	Al-Anfal (Rampasan Perang).	8	75&lt;br /&gt;Ar-Ra'd (guruh)	13	43	Yunus (Yunus)	10	109&lt;br /&gt;Ibhrahim	74	52	Yusuf (Yusuf)	12	111&lt;br /&gt;Al-Hijr 	15	99	Maryam	19	98&lt;br /&gt;An-Nahl (Lebah).	16	128	Thaha	20	135&lt;br /&gt;Al-Isra' (Memperjalankan di Malam Hari)	17	111	Al-Anbiya' (Nabi-nabi)	21	112&lt;br /&gt;AI-Kahfi (Gua).	18	110	AI-Mu'minun (Orang-orang yg Beriman)	23	118&lt;br /&gt;AI-Hajj (Haji).	22	78	Asy-Syu'ara' (Para Penyair).	26	227&lt;br /&gt;An-Nur (Cahaya).	24	64	Luqman	31	34&lt;br /&gt;Al-Furqan (Pembeda).	25	77	Ya Sin	36	83&lt;br /&gt;An-Naml (Semut).	27	93	Ash-Shaffat (Yang Bersaf-saf).	37	182&lt;br /&gt;AI-Qashash (Cerita-cerita).	28	88	AI-Mu'min (Orang yang Beriman).	40	85&lt;br /&gt;AI-'Ankabut (Laba-laba).	29	69	Fushshilat (Yang Dijelaskan).	41	54&lt;br /&gt;Ar-Rum (Bangsa Romawi)	30	60	Asy-Syura (Musyawarah).	42	53&lt;br /&gt;As-Sajdah (Sujud).	32	30	Ad-Dukhan (Kabut).	42	59&lt;br /&gt;Al-Ahzab (Golongan yang Bersekutu).	33	73	Al Ahqaaf (Bukit-bukit pasir)	46	35&lt;br /&gt;Saba' (Kaum Saba).	34	54	Muhammad 	47	38&lt;br /&gt;Fathir (Pencipta).	35	45	AI-Fath (Kemenangan).	48	29&lt;br /&gt;Shad	38	88	AI-Hujurat (Kamar-kamar).	49	18&lt;br /&gt;Az-Zumar (Rombongan¬rombongan).	39	75	Qaf (Qaf).	50	45&lt;br /&gt;Az Zukhruf (Perhiasan).	43	89	Adz-Dzariyat (Angin yg Menerbangkan)	51	60&lt;br /&gt;A!-Jatsiyah (Yang Berlutut).	45	37	Ath-Thur (Bukit).	52	49&lt;br /&gt;AI-Wnqi'ah (Hari Kiamat)	56	96	An-Najm (Bintang).	53	62&lt;br /&gt;AI-Hadid (Besi).	57	29	AI-Qamar (Bulan).	54	55&lt;br /&gt;AI-Mujadilah (Wanita yg Mengajukan Gugatan).	58	22	Ar-Ralrrnnrr (Yang Maha Pemurah)	55	78&lt;br /&gt;AI-Munafiqun (Orang-orang Munafik).	63	11	AI-Hasyr (Pengusiran).	59	29&lt;br /&gt;At-Taghuibun (Hari Ditampakkan Kesalanan-2).	64	18	AI-Mumtahanah (Perempuan yg Diuji).	60	13&lt;br /&gt;AI-Tahrim (Mengharamkan).	66	12	Ash-Shaff (Barisan).	6l	14&lt;br /&gt;AI-Qalam (Pena).	68	52	Al Juma'ah (Hari Jum'at}	62	11&lt;br /&gt;AI-Ma'arij (Tampat-tampat Naik).	70	44	Al-Thalaq (Talak).	65	12&lt;br /&gt;Al-Jin (Jin).	72	28	AI-Mulk (Kerajaan).	67	30&lt;br /&gt;Al-Muddatstsir (Orang yang Berkemul).	74	56	Al Haqqah (Hari Kiamat)	69	52&lt;br /&gt;An-Naba' (Berita Besar).	78	40	Nuh (Nuh).	71	28&lt;br /&gt;'Abasa (la Bermuka Masam).	80	42	AI-Muzzanmmil (Orang yang Berselimut).	73	20&lt;br /&gt;At-Takwir (Menggulung).	81	29	AI-Qiyamah (Hari Kiamat).	75	40&lt;br /&gt;AI-A'Ia (Yang Paling Tinggi)	87	19	AI-Insan (Manusia).	76	31&lt;br /&gt;A!-Ghasyiyah (Hari Pembalasan)	88	26	AI-Mursalat (Malaikat yang Diutus).	77	50&lt;br /&gt;AI-Balad (Negeri)	90	20	An-Nazi'at (Malaikat-malaikat yg Mencabut).	79	46&lt;br /&gt;Asy-Syams (Matahari)	91	15	AI-lnfithar (Terbelah).	82	19&lt;br /&gt;Adh-Dhuha (Waktu Matahari Sepenggalah Naik).	93	11	AI-Muthaffifin (Orang-orang yang Curang).	83	36&lt;br /&gt;Alam Nasyrah (Melapangkan)	94	8	Al-Insyiqaq (Terbelah).	84	25&lt;br /&gt;Al-Qadr (Kemuliaan)	97	5	AI-Buruj (Gugusan Bintang).	85	22&lt;br /&gt;Al-Bayyinah (Bukti)	98	8	Ath-Thariq (Yang Datang di Malam Hari).	86	17&lt;br /&gt;AI-Qari'ah (Hari Kiamat)	101	11	AI-Fajr (Fajar)	89	30&lt;br /&gt;At-Takatsur (Bermegah - megahan)	102	8	Al-Lail (Malam)	92	21&lt;br /&gt;Al 'Ashr (Masa)	103	3	At-Tin (Buah Tin)	95	8&lt;br /&gt;Al-Fil (Gajah)	105	5	Al-'Alaq (Segumpal Darah)	96	19&lt;br /&gt;Quraisy (Suku Quraisy)	106	4	Az-Zalzalah (Kegoncangan)	99	8&lt;br /&gt;AI-Ma'un (Barang-barang yang Berguna)	107	7	Al- 'Adiyat (Kuda Perang yg Berlari Kencang)	100	11&lt;br /&gt;Al-Lahab (Gejolak Api)	111	5	Al Humazah (Pengumpat)	104	9&lt;br /&gt;AI-Iklrlatilr (Memurnikan Keesaan Allah)	112	4	AI-Kautsar (Nikmat yang Banyak)	108	3&lt;br /&gt;AI-Falaq (Waktu Subuh)	113	5	AI-Kafirun (Orang-orang Kafir)	109	6&lt;br /&gt;An-Nas (Manusia)	114	6	An-Nashr (Pertolongan)	110	3&lt;br /&gt;Jumlah	SURAT+&lt;br /&gt;AYAT	Jumlah	SURAT+&lt;br /&gt;AYAT&lt;br /&gt; 	6.236	 	6.555&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Struktur Keempat&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Berpasangan sempurna dan simetris. Pemilihan angka 114 sangat luar biasa. Pembaca akan mendapatkan jumlah surat yang sama banyaknya, yaitu masing-masing 38 surat. Partisi kiri dan kanan, atau kelompok 1 dan 3, jumlah nomor surat menghasilkan bilangan,yang simetris sempurna sama banyak­nya, dan merupakan kelipatan 19, yaitu (19 x 114). Sedangkan partisi tengah menghasilkan bilangan kelipatan 19, yaitu (19 x 117). Partisi sebelah kiri adalah bilangan yang dapat dibagi habis oleh 2, tetapi bila bilangan tersebut juga dapat dibagi oleh angka 3, maka ia masuk ke partisi tengah. Sedangkan partisi kanan, adalah bilangan yang tidak dapat dibagi 2 dan atau 3, atau juga merupakan sisanya. Lebih detail, dijelaskan dalam Tabel 42.7&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Struktur Kelima&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Hanya ada 19 surat, tidak lebih tidak kurang-dari 114 surat-di mana jumlah nomor surat dengan nomor ayatnya me­rupakan bilangan prima (Tabe14.3).&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;TABEL 4.2 &lt;br /&gt;SURAT AL-QUR'AN TERBAGI MENJADI 3 PARTISI SIMETRIS&lt;br /&gt;Dapat dibagi 2	Dapat dibagi 3	Tidak dapat Dapat dibagi 2 &amp; 3&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;38 surat bernomor: 2, 4, 8, &lt;br /&gt;10, 14, 16, 20, 22, 26, 28, 32, &lt;br /&gt;39, 38, 40, 44, 46, 50, 52, 56, &lt;br /&gt;58, 62, 64, 68, 70, 74, 76, 80, &lt;br /&gt;82, 86, 88, 92, 94, 98, 100, &lt;br /&gt;104, 106, 110, 112.&lt;br /&gt; 	&lt;br /&gt;313 surat bernomor: 3, 6, 9, 12, &lt;br /&gt;15, 18, 21, 24, 27, 30, 33, 36, &lt;br /&gt;39, 42, 45, 48, 51, 54, 57, 60, &lt;br /&gt;63, 66, 69, 72, 75, 78, 81, 84,&lt;br /&gt; 87, 90, 93, 96, 99, 102, 105, &lt;br /&gt;108, 111, 114.&lt;br /&gt; 	&lt;br /&gt;38 surat bernomor: 1, 5, 7, 11, &lt;br /&gt;13, 17, 19, 23, 25, 29, 31, 35, &lt;br /&gt;37, 41, 43, 47, 49, 53, 55, 59, &lt;br /&gt;61, 65, 67, 71, 73, 77, 79, 83, &lt;br /&gt;85, 89, 91, 97, 95, 101, 103, &lt;br /&gt;107, 109, 113.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Jumlah 2.166	Jumlah 2.223	Jumlah 2.166&lt;br /&gt;(19 X 114)!	(19 x 117)	(19 X 114)!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TABEL 4.3&lt;br /&gt;19 SURAT YG JUMLAH NOMOR SURAT &amp; AYATNYA MERUPAKAN BILANGAN PRIMA&lt;br /&gt;No	Surat	No surat	No ayat	Jumlah&lt;br /&gt;1	AI-Anfal (Rampasan Perang)	8	75	83&lt;br /&gt;2	Ad-DUkhan (ASap)	44	59	103&lt;br /&gt;3	AI-Hujurat (Kamar-kamar)	49	18	67&lt;br /&gt;9	Ath-Thur (Bukit)	52	49	101&lt;br /&gt;5	AI-Qamar (Bulan)	54	55	109&lt;br /&gt;6	AI-Hasyr (Pengusiran)	59	24	83&lt;br /&gt;7	AI-MUmtahanah (Perempuan yg Diuji)	60	13	73&lt;br /&gt;8	AI-Jamu'ah (Hari Jum'at)	62	11	73&lt;br /&gt;9	AI-MUIk (Kerajaan)	67	30	97&lt;br /&gt;10	AI-Insan (Manusia)	76	31	107&lt;br /&gt;11	AI-Mursalat (Malaikat yang Diutus)	77	50	127&lt;br /&gt;12	AI-Infthar (Terbelah)	82	19	101&lt;br /&gt;13	AI-Buruj (Gugusan Bintang)	8S	22	107&lt;br /&gt;14	Ath-Thariq (Bintang Penembus)	86	17	103&lt;br /&gt;15	AI-Lail (Malam)	92	21	113&lt;br /&gt;16	At-Tin (Buah Tin)	95	8	103&lt;br /&gt;17	Az-Zalzalah (Kegoncangan)	99	8	307&lt;br /&gt;18	AI-HUmazah (Pengumpat)	109	9	113&lt;br /&gt;19	An-Nashr (Pertolongan)	110	3	113&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Struktur Keenam&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jumlah 19 surat yang pertama dari surat dengan jumlah ayat-ayat bilangan prima merupakan kelipatan 19 sebagaimana ditunjukkan di bawah ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TABEL 4.4 &lt;br /&gt;19 SURAT PERTAMA DARI AYAT-2 BILANGAN PRIMA&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;No	No surat	Nama surat	Banyaknya ayat&lt;br /&gt;1	1	AI-Fatihah (pembukaan)	7&lt;br /&gt;2	10	Yunus(Yunus)	109&lt;br /&gt;3	13	Ar-Ra'd (Petir)	43&lt;br /&gt;4	26	Asy-Syu' ara' (Penyair)	227&lt;br /&gt;5	33	AI Ahzaab (Golongan-golongan)	73&lt;br /&gt;6	36	Yasin	83&lt;br /&gt;7	42	Asy-Syura (Musyawarah)	53&lt;br /&gt;8	43	Az-Zukhruf(Perhiasan)	89&lt;br /&gt;9	44	Ad-Dukhan(Asap)	59&lt;br /&gt;10	45	AI-Jatsiyah (Yang Berlutut)	37&lt;br /&gt;11	48	AI-Fath (Kemenangan)	29&lt;br /&gt;12	57	AI-Nadld (Besi)	29&lt;br /&gt;13	60	AI-Mumtahanah (perempuan yang diuji)	13&lt;br /&gt;14	62	AI-Jumu ah (Hari )um'at)	11&lt;br /&gt;15	63	AI-Munafiqun (Orang-orang yang Munafik)	11&lt;br /&gt;16	76	AI-Insan (Manusia)	31&lt;br /&gt;17	81	AI-Takwir (Menggulung)	29&lt;br /&gt;18	82	AI-Infithar (Terbelah)	19&lt;br /&gt;19	86	Ath-Thariq (Bintang Penembus)	17&lt;br /&gt; 	Jumlah 969 ( 19 x 51 )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Struktur Ketujuh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al-Qur'an juga terbagi dua, 29 urat dengan sisipan huruf di permulaan surat (fawatih), suatu kombinasi misterius dari abjad, seperti nun, shad, alif lam. Semuanya ada 14 huruf Arab yang telah digunakan. Kombinasi-kombinasi huruf itu meru­pakan awalan, dengan 2 surat pengecualian, hanya pada surat Makiah. Angka 29 adalah bilangan prima, bilangan ke-10. Sisanya 85 surat, dengan faktor prima 5 dan 17, tidak mempu­nyai sisipan huruf. Berhubungan dengan perintah shalat, 5 kali sehari berjumlah 17 raka'at.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Dari 29 surat yang mempunyai sisipan ini, terstruktur sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;19 surat di mana kombinasi hurufnya merupakan ayat tersendiri. Contohnya adalah Surat al-Baqarah, surat nomor 2. Sisanya, 10 surat, hurufnya bukan merupakan ayat tersendiri.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;19 surat di mana nomor suratnya bukan bilangan prima. Contohnya, Surat Thaha, surat nomor 20. Sisanya,10 surat, bernomor bilangan prima: 2, 3, 7, 11, 13,19, 29, 31, 41, dan 43. Coba perhatikan, surat 19 ditempatkan pada urutan nomor 6 dari urutan bilangan prima pada 10 surat tadi, artinya (6 x 19 =114), sama banyaknya dengan jumlah surat al-Qur'an. Jumlahnya pun: 2 + 3 + 7 + 11       + 43 = 197, 199 merupakan bilangan prima kembar, bilangan prima ke-46. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Surat 19 , Maryam, merupakan surat yang ke-10 dari 29 surat ini.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;TABEL 4.5 &lt;br /&gt;TABEL SURAT FAWATIH, 29 SURAT&lt;br /&gt;No	No&lt;br /&gt;surat	Ayat 	Nama	Inisial	No	No&lt;br /&gt;surat	Ayat	Nama	Inisial&lt;br /&gt;1	2	286	AI-Baqarah	A.L.M	16	30	60	Ar-Rum	A.L.M&lt;br /&gt;2	3	200	Ali' Imron	A.L.M	17	31	39	Luqman	A.L.M&lt;br /&gt;3	7	206	AI-A'raf	A.L.M.S	18	32	30	As-Sajdah	A.L.M&lt;br /&gt;9	10	109	Yunus	A.L.R	19	36	93	Yasin	Y.S&lt;br /&gt;5	ll	123	Hud	A.L.R	20	38	RB	Shad	S&lt;br /&gt;6	12	111	Yusuf	A.L.R	21	40	95	AI-Mu' min	M.M&lt;br /&gt;7	l3	93	Ar-Ra' d	A.L.M.R	22	91	54	Fushshilat	H.M&lt;br /&gt;8	14	52	Ibrahim	A.L.R	23	92	53	Asy-Syura	H.M.'A.S.Q&lt;br /&gt;9	IS	99	AI-Hijr	A.L.R	29	43	89	Az-Zukhruf	H.M&lt;br /&gt;10	19	9a	Maryam	K.H.Y.A.S	25	49	59	Ad-Dukhan	H.M&lt;br /&gt;I1	20	135	Thaha	T.H	26	95	37	AI-Jatsiyah	H.M&lt;br /&gt;12	26	227	Asy-Syu' ara	T.S.M	27	96	35	AI-Ahqaf	H.M&lt;br /&gt;13	27	93	An-Naml	T.S	28	50	45	Qaf	Q&lt;br /&gt;14	29	88	AI-Qashas	T.S.M	29	68	52	AI-Qalam	N&lt;br /&gt;15	29	69	AI-Ankabut	A.L.M	-	-	-	-	-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Coba perhatikan susunan surat pada tabel sebelumnya. Su­rat al-'Ankabut atau "Laba-laba", terletak di posisi tengah, de­ngan nomor surat 29. Sebelumnya terdapat 14 surat fawatif dan sesudahnya juga terdapat 14 surat fawatih. Surat fawatih ini mulai dari surat nomor 2, al-Baqarah, sampai dengan nomor 68, Surat al-Qalam. Posisi ini simetris murni. Lebih lanjut, surat ke-5 dari tengah (15) adalah surat nomor 19, dan surat ke-5 setelahnya adalah surat nomor 38, atau (2 x 19). Perhatikan pula, dari Surat Maryam nomor 19 sampai akhir, ada 19 surat fawatih. Demikian pula, sebelum Surat Shad nomor 38, terdapat 19 surat fawatih.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Struktur atau bentuk (10 + 19) surat-surat ini makin jelas, karena baik Surat Maryam maupun Surat Shad sama-sama ter­letak di posisi nomor 10, dari urutan depan dan dari urutan belakang.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Apakah Muhammad saw yang Mengatur Itu?&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Profesor Bassam Jarrar8 menemukan bahwa, selain pengaturan jumlah huruf-huruf sisipan tadi, turunnya surat teratur berdasarkan nomor urutan dan jumlah huruf sisipan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;1.    Surat al-Qalam, bernomor 68, adalah surat pertama fawatih yang turun dengan sisipan huruf Nun. Fawatih ini tidak diulangi (hanya satu kali), karena berikutnya surat 50, Qaf, dengan huruf qaf. Diulang kedua kalinya pada ayat pertama surat 42, asy-Syura. Di sini menariknya: surat ketiga yang muncul adalah surat nomor 38, Shad, dengan huruf fawatih shad. Diulang hingga tiga kali pula, yaitu ayat pembukaan pada surat nomor 7 dan nomor 19. Lalu, apa artinya? Artinya, turun pertama kali, nun dipakai satu kali. Turun kedua, qaf dipakai 2 kali. Turun ketiga, shad, dipakai 3 kali. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.       Di antara surat fawatih, surat nomor 2 sampai dengan surat nomor 68, terdapat 38 surat bukan fawatih, atau (2 x 19)! Lebih lanjut, bilangan 38 ini sama dengan kemunculan huruf fawatih: Alif, Lam, Mim, dan sebagainya.&lt;br /&gt;TABEL 4.6 &lt;br /&gt;JUMLAH KEMUNCULAN HURUF FAWATIH&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;No	Inisial/fawatih	Muntul (kali)	No	Inisial/fawatih	Muncul (kali)&lt;br /&gt;1	A.L.M	8	8	T.S	3&lt;br /&gt;2	A.L.M.S	1	9	Y.S	1&lt;br /&gt;3	A.L.R	6	10	5'	3&lt;br /&gt;4	A.LM.R	1	11	H.M	7&lt;br /&gt;5	K.H.Y.'A.S'	1	12	H.M.'A.S.Q	1&lt;br /&gt;6	T.H	1	13	Q	2&lt;br /&gt;7	T.S.M	2	14	N	1&lt;br /&gt; 	Jumlah	20	 	Jumlah	18&lt;br /&gt;Jumlah total = 20 + 18 = 38 atau ( 2x19 )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Coba perhatikan surat-surat fawatih ini. Mereka disusun sangat unik, simetris satu sama lain, dan surat nomor 29 dile­takkan di tengah-tengah 29 surat.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Dengan kata lain 114 surat al-Qur'an ditandai dengan 19 surat yang membentuk bilangan prima-jumlah nomor surat dan ayatnya. Ditandai pula dengan 29 surat fawatih, di mana dalam 29 surat itu di-enkripsi dengan 19 surat lagi berupa huruf fawatih yang merupakan ayat tersendiri. Simetris sempurna karena surat bernomor 29 diletakkan di tengah diapit simetris oleh surat 19 dan surat bernomor 38 atau (19 x 2). Sedangkan sisanya 85 surat, (17 x 5), adalah hasil kali dua bilangan prima kembar berhubungan dengan shalat. "Kebetulan" kata Allah yang ke-19 berdampingan dalam satu ayat dengan kata shalat yang ke-17 dalam Surat an-Nisa' ayat 103, bukan surat fawatih (dijelaskan dalam Bab Shalat).&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Kita lihat juga dari tabel di atas, dapat disimpulkan bahwa bentuk kombinasi huruf fawatih ada 14 bentuk, sama dengan huruf Arabnya, yaitu sisipan dari: N, Q, H, S, T, 'A, Y, H, K, R, 'Sh, M, L, A.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Surat al-'Ankabut: Penengah, Sistem Heksagonal, Gelembung Alam Semesta&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Surat nomor 29, al-'Ankabut atau Laba-laba, atau surat penengah, karena terletak di tengah-tengah surat fawatih, urutan ke-15. Berjudul laba-laba karena dalam surat ini terdapat hanya satu ayat yang menceritakan "rumah laba-laba", yaitu pada ayat 41. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sesungguhnya rumah yang paling lemah adalah rumah laba­laba" (al-'Ankabut 29 :41). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu mengapa al-Qur'an menunjuk rumah laba-laba sebagai perumpamaannya?&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Dalam matematika, bilangan 29 adalah bilangan prima kembar dengan pasangan 31. Bagian paling menarik dari surat ini adalah hubungan antara "rumah laba-laba" yang berbentuk hexagonal atau bersudut 6 dengan bilangan prima kembar, serta hipotesis susunan (banyak) alam semesta.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Bentuk heksagonal, dengan segi 6 bersudut 60° adalah bentuk geometri yang paling efisien dalam memanfaatkan se­mua area yang ada, karena dengan volume yang sama tetapi didapat dengan jumlah keliling yang paling sedikit, dibanding­kan bentuk segi lainnya9 - misalnya, segi 8 atau segi 5. Tidak heran pola heksagonal ini-menurut NASA - dapat ditemukan di mana-mana, di alam semesta, baik teratur (tertutup) maupun tidak teratur (terbuka), karena efisien. Misalnya, sarang laba­laba, sarang (sel) lebah, molekul atom, sel surya, kabel serat optik, buah jeruk, dan kristal es yang membeku 10. Hipotesis dari para ahli kosmos di Inggris, misalnya, Sir Martin Rees: bentuk (banyak) alam semesta seperti tersusun dari dengan ukuran yang sama sebuah gelembung kecil yang dikelilingi 6 gelem­bung-gelembung lainnya-menjadikan bentuk yang paling kompak dengan pola heksagonal. Lalu mengapa angka 6? Ilmuwan matematika berpendapat bahwa umumnya kelipatan angka 6 selalu diikuti oleh bilangan prima baik sebelumnya atau sesudahnya. Bahkan beberapa di antaranya membentuk bilangan prima kembar yang istimewa; bilangan 29 dan 31, di tengahnya terdapat angka 30, (6 x 5). Bilangan 17 dan 19, di tengahnya angka 18, (6 x 3), dan bilangan 5 dan 7, di tengahnya angka 6. Bilangan lainnya adalah 41 dan 43, di tengahnya angka 42 (6 x 7). Susunan seperti ini, yang diyakini oleh sebagian besar ahli astrofisika sebagai susunan multi universes; yaitu 1 + 6. (satu di tengah, dikelililingi 6 lainnya).&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Faktanya, Surat al-'Ankabut bernomor 29, pada ayat 41 (laba-laba): kedua-duanya adalah bilangan prima kembar, de­ngan angka yang diapit bilangan 30 dan 42, merupakan pola heksagonal pula atau sistematika angka 6.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Sehubungan dengan angka 41, kriptogram Frank Drake menggunakan kode 1271 garis : produk dari bilangan prima 31 dan 41. Peralatan ini dapat dipergunakan untuk memecahkan kode komunikasi antargalaksi, yang diterima dari sinyal-sinyal ETI, Extra Terrestrial Intelligent.11&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Nah, sekarang pembaca mendapat pengertian baru, mengapa struktur jumlah surat al-Qur'an "kebetulan" merupa­kan rangkaian matematik (19 x 6), dengan koefisien angka 6, yang sebelumnya tidak terungkap. Sekali lagi, bilangan prima kembar 5 mewakili jumlah shalat dalam sehari, prima kembar 7 mewakili lapisan langit dan bumi (7lapisan dimensi/alam), 17 mewakili jumlah rakaat shalat,19 mewakili kalimat basmallah dan struktur al-Qur'an, dan 29 mewakili surat-surat fawatih. surat-surat lainnya menggunakan bilangan prima 31 dan 41, misalnya Surat ar-Rahman dengan bilangan 31 dan ayat di atas menggunakan bilangan 41. Semua mewakili bilangan prima kembar yang mengapit pola angka 6: 6, 12, 18, 24, 30, 36,....n.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Surat "Penengah" ini seolah-olah ingin menunjukkan ra­hasia alam semesta-dari pola heksagonal sarang laba-laba:&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Sebagian besar astrofisikawan percaya bahwa susunan multi alam semesta ('alamin) mengambil pola heksagonal; di mana "gelembung (bubble) tengah" dikelilingi oleh "6 gelembung lainnya dengan ukuran sama". Susunannya kira-kira sama dengan ice flake, yang dibentuk oleh molekul air. Ini adalah gambaran yang palirng mendekati - karena (multi) alam semesta belum dapat dibuktikan ­ hanya diyakini oleh para ilmuwan dengan pengukuran gaya gravitasi di kosmos dan jalannya cahaya.12&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Al-Qur'an yang disusun berdasarkan petunjuk Nabi Muhammad (taufiqi), tidak sesuai dengan urutan turunnya wahyu, ternyata mempunyai struktur yang spesifik. Penempatan surat, ayat, jumlah surat, jumlah ayat, semuanya tersusun sedemikian rupa sehingga kehilangan, bertambah atau tertu­karnya ayat, apalagi tertukarnya surat, membuat kekacauan makna dan struktur tadi. Ini membuktikan bahwa al-Qur'an telah terkodetifikasi secara sempurna sejak 'azali.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.  Abdullah Arik, Beyond Probability - God's Message in Mathematics, Journal, Submission organisation, hal. 2.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Contohnya adalah Dr. Carl Sagan dan Frank Drake, yang menemukan cryptogram untuk komunikasi antar-bintang: pemecah kode komunikasi dari sinyal ETI, Extra Terrestrial Intelligent. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Baca lebih lanjut Peter Plichta, God's Secret Formula, atau situs-situs dari Dr. Peter Plichta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.Baca Muhammad Abdul Halim, Memahami Al-Qur'an, atau Maulana Muhammad Ali, The Religion of Islam. Di sisi sains, 'Arsy adalah wilayah hyperspace, dimensi lebih tinggi dari alam semesta kita yang dikenal. Isi alam semesta, 5% objek angkasa seperti bintang dan planet-planet, 25% dark matter, dan sisanya 70 % adalah dark energy. Elemen kimia, hidrogen, unsur air melimpah ruah (99,9% ), karena H adalah elemen paling ringan. Bintang baru mengubah hidrogen menjadi elemen kimia yang lebih berat, helium. Baca Encyclopedia Outerspace dari David Darling atau keterangan ahli kosmos Sir Martin Rees dan ahli Fisika Teori Dr. Michio Kaku: Our Cosmic' Habitat dan Paarallel Universes.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5.http://www.angelfire.com/on2/daviddarling/Drakecrypto.htm, diterima 23 Desember 2003. Dari 1000 bintang terdekat, telah disisir dengan program komputer belum ada tanda-tanda keberadaan ETI. Namun para ilmuwan tidak putus asa, karena jumlah bintang di luar angkasa jauh lebih banyak daripada jumlah butiran pasir di planet Bumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Ibid, http://www.angelfire.com/on2/daviddarling/AreciboM.htm, diterima 27 Desember 2003. Antena Arecibo ini diketahui sebagai antena terbesar yang dipasang di planet Bumi, berlokasi di Peru.&lt;br /&gt;7.Ditemukan pertama kali oleh kelomp ok ilmuwan Fakir 60 Amerika Serikat. Selanjutnya, dikembangkan oleh para ahli matematika Muslim, termasuk surat-surat berbentuk bilangan prima dan ayat-ayat fawatih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8.   Ilmuwan peneliti al-Qur'an di Amerika Scrikat, penulis beberapa artikcl tentang Kitab Mulia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9.  Harun Yahya, Menyingkap Rahasia Alam Semesta, Dzikra, Mei 2002, hal. 21.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Pernyataan NASA: http://www.geocities.vom/capeCanaveral/Hangar /9434/ sfshesag.html, diterima 23 Desember 2003.&lt;br /&gt;11. Kriptogram Frank Drake: http://www.angelfire.com/on2/daviddarling/Drakecrypto.htm, diterima 23 Desember 2003. Teknik terbaru memakai program komputer, ditransmisikan memakai foton (partikel cahaya), bukan sinyal radio lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12. Wawancara BBC mengenai ruang angkasa dan alam semesta: http://216.239.57.1()4/search?q=cache:kiJt6f ixXKAJ:www.bbc.co.uk/science/space/ spacechat/livechat/martin_rees.shtml+hexagonal,universes&amp;hl=en&amp;ie=UTF-8,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;diterima 23 Desember 2003. Lebih lengkap baca "Our Casmic Habitat" dari Profesor Sir Martin Rees, seorang ahli kosmos. Gravitasi adalah salah satu gaya dasar di alam semesta yang paling lemah, dari empat gaya dasar yang diketahui.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Dikutip dari : &lt;br /&gt;Arifin Muftie&lt;br /&gt;MATEMATIKA ALAM SEMESTA &lt;br /&gt;Kodetifikasi Bilangan Prima dalam Al-Qur'an &lt;br /&gt;Cetakan I, Rabiulawal 1425/Mei 2004&lt;br /&gt;Diterbitkan oleh: PT Kiblat Buku Utama Bandung&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2227792090585340265-2799869282230021367?l=ristinikov.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ristinikov.blogspot.com/feeds/2799869282230021367/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ristinikov.blogspot.com/2009/04/al-quran-menggunakan-kodetifikasi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2227792090585340265/posts/default/2799869282230021367'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2227792090585340265/posts/default/2799869282230021367'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ristinikov.blogspot.com/2009/04/al-quran-menggunakan-kodetifikasi.html' title='AL QURAN menggunakan Kodetifikasi Bilangan Prima'/><author><name>ristinikov</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11100054690063144256</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_m-98mIRr46U/SbthA4latII/AAAAAAAAAAM/slVzk60pyHY/S220/Andry.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2227792090585340265.post-8514034453188030075</id><published>2009-03-17T10:23:00.000+07:00</published><updated>2009-03-17T10:25:33.246+07:00</updated><title type='text'>Fanatisme</title><content type='html'>&lt;meta http-equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;link style="font-family: arial;" rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CBEDES%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:WordDocument&gt;   &lt;w:View&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:Zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:PunctuationKerning/&gt;   &lt;w:ValidateAgainstSchemas/&gt;   &lt;w:SaveIfXMLInvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:IgnoreMixedContent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:Compatibility&gt;    &lt;w:BreakWrappedTables/&gt;    &lt;w:SnapToGridInCell/&gt;    &lt;w:WrapTextWithPunct/&gt;    &lt;w:UseAsianBreakRules/&gt;    &lt;w:DontGrowAutofit/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:BrowserLevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:LatentStyles DefLockedState="false" LatentStyleCount="156"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:"Trebuchet MS"; 	panose-1:2 11 6 3 2 2 2 2 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:swiss; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:647 0 0 0 159 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin:0in; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:none; 	mso-hyphenate:none; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-language:EN-US;} @page Section1 	{size:8.5in 11.0in; 	margin:1.0in 1.25in 1.0in 1.25in; 	mso-header-margin:.5in; 	mso-footer-margin:.5in; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; font-family: arial;" align="center"&gt;&lt;font size="2"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 14pt;"&gt;FANATISME DALAM KAITANNYA DENGAN&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; font-family: arial;" align="center"&gt;&lt;font size="2"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 14pt;"&gt;IDENTITAS SOSIAL&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; font-family: arial;" align="center"&gt;&lt;font size="2"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 14pt;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;font size="2"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 14pt;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;font size="2"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 14pt;"&gt;PENGANTAR&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.6in; font-family: arial;"&gt;&lt;font size="2"&gt;&lt;span style="font-size: 14pt;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.6in; font-family: arial;"&gt;&lt;font size="2"&gt;&lt;span style="font-size: 13pt;"&gt;Semua orang yang hidup di dunia ini dianugerahi Tuhan dengan dua peran penting yaitu sebagai makhluk individu makhluk sosial. Setiap peran tersebut mempunyai fungsi yang berbeda. Sebagai makhluk individu, seseorang mempunyai hak dan kewajiban atau privasi untuk menjalani kehidupan pribadinya secara bebas. Namun, kebebasan tersebut dibatasi oleh hak dan kewajiban orang lain. Dan sebagai makhluk sosial, seseorang mempunyai hak dan kewajiban untuk melaksanakan peran sosialnya dalam kehidupan bermasyarakat secara bebas sesuai dengan norma dan aturan yang berlaku. Dalam kaitannya sebagai makhluk sosial, seseorang membutuhkan suatu wadah&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang biasanya dalam bentuk kelompok atau perkumpulan. Kelompok atau perkumpulan ini digunakan seseorang untuk menegaskan identitas sosialnya atau sekedar untuk menunjukkan eksistensinya pada orang lain. Dan dalam perkembangannya, saat seseorang hidup dan menjadi bagian dari sebuah kelompok, orang tersebut akan cenderung menjadi fanatik kepada kelompoknya. Fanatisme seperti ini dapat menimbulkan dampak buruk misalnya, konflik sosial jika seseorang yang fanatik tak mampu mengendalikan dirinya. Bila dijabarkan, fanatisme mempunyai pengertian sebagai berikut sebuah keadaan dimana seseorang atau kelompok yang menganut paham, baik politik, agama, kebudayaan atau apapun saja dengan cara berlebihan (membabi buta) sehingga berakibat kurang baik, bahkan cenderung menimbulkan perseteruan atau konflik serius. (id.wikipedia.org). Fanatik berbeda dengan fanatisme, fanatik merupakan sifat yang timbul saat seseorang menganut fanatisme. Dengan kata lain fanatisme merupakan sebab dan fanatik adalah akibat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.6in; font-family: arial;"&gt;&lt;font size="2"&gt;&lt;span style="font-size: 14pt;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;font size="2"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 14pt;"&gt;MENGAPA SESEORANG MENJADI FANATIK TERHADAP KELOMPOK TERTENTU ? &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;font size="2"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 14pt;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.6in; font-family: arial;"&gt;&lt;font size="2"&gt;&lt;span style="font-size: 13pt;"&gt;Seseorang mempunyai kecenderungan untuk mengikuti sesuatu yang dapat mengakomodir keinginanya atau kepentingannya untuk itu seseorang akan mencari kelompok yang mempunyai satu tujuan dengannya agar tujuan orang tersebut lebih cepat tercapai. Saat seseorang sudah mempunyai kelompok yang sejalan dengannya, seseorang mempunyai kecenderungan untuk mengagung-agungkan kelompoknya agar terlihat lebih menonjol dibandingkan kelompok lain. Cara yang digunakan untuk mencapai hal tersebut tidak jarang adalah cara-cara kotor misalnya, fitnah dan lain sebagainya. Dalam taraf seperti ini seseorang sudah dapat disebut fanatik karena orang yang fanatik mempunyai kecenderungan sifat yang egois, memaksakan pendapatnya dan tidak menghargai pendapat orang lain yang boleh jadi benar. Satu hal yang perlu dicermati saat seseorang menjadi fanatik terhadap suatu kelompok adalah sifat eksklusif yang mengangap kelompoknya paling unggul dan akhirnya tidak mau berinteraksi dengan kelompok lain. Hal seperti harus dicegah karena dapat berakibat buruk pada tatanan sosial yang ada. (magnis,1999).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.6in; font-family: arial;"&gt;&lt;font size="2"&gt;&lt;span style="font-size: 14pt;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;font size="2"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 14pt;"&gt;APAKAH FANATISME SELALU MENYEBABKAN KONFLIK ?&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 14pt;"&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;font size="2"&gt;&lt;span style="font-size: 14pt;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 47.7pt; font-family: arial;"&gt;&lt;font size="2"&gt;&lt;span style="font-size: 13pt;"&gt;Saat massa yang fanatik dari beberapa kelompok dalam jumlah besar bertemu dan terpusat di satu titik atau lokasi maka potensi konflik yang dapat ditimbulkan akan semakin besar. Masalah yang sepele seperti saling bersenggolan atau saling ejek&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;mampu memicu terjadinya konflik yang besar. Dan biasanya konflik yang seperti ini akan berlangsung dalam waktu yang cukup lama walaupun sudah dilakukan mediasi antar kelompok yang bertikai. Kelompok-kelompok yang bertikai tersebut akan tetap menyinpan dendam ke kelompok seterunya walaupun dalam kehidupan sehari-hari sudah terlihat damai ibarat kata pepatah seperti api dalam sekam. dan suatu saat konflik yang lebih besar alan terjadi. Contohnya : Perseteruan kelompok suporter Persebaya, Bonek dengan kelompok suporter Arema, Aremania yang akhirnya meledak tahun lalu saat semifinal Copa Dji Sam Soe di Stadion Gelora 10 Nopember. Ini adalah puncak dari serentetan konflik yang sering terjadi antar kedua kelompok tersebut. Kekerasan dalam sebuah fanatisme tidak berhubungan dengan tingkat kecerdasan seseorang. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya orang yang mempunyai pendidikan tinggi melakukan kekerasan kepada orang atau kelompok lain hanya karena merasa kelompoknya direndahkan atau dikalahkan kelompok lain. Contohnya : kerusuhan yang dilakukan mahasiswa UKI di Jakarta beberapa saat yang lalu. (metrotvnews.com). Banyak hal yang dapat melatarbelakangi terjadinya suatu konflik, misalnya : perbedaan ideologi, etnis, agama, budaya, dan lain sebagainya. Dan bila kita rumuskan pokok persoalan tersebut adalah adanya perbedaan baik antar individu maupun antar kelompok dan tidak adanya toleransi dalam memandang perbedaan tersebut. Paradigma inilah yang harus diubah setiap orang yang fanatik yaitu memandang orang lain bukan dari perbedaan yang ada tetapi dari persamaan apa yang ada yang ada diantara mereka. Dengan mengubah paradigma ini potensi terjadinya konflik dapat ditekan sekecil mungkin. Sudah banyak sekali korban&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang jatuh akibat sebuah konflik antar kelompok yang fanatik, misalnya : Perang Dunia I menelan korban sebanyak 10 juta jiwa, Perang Dunia II mengorbankan 50 juta jiwa, kejahatan NAZI pimpinan Adolf Hitler yang membunuh lebih dari 6 juta orang Yahudi hanya karena untuk mempertahankan kemurnian ras arya agar tidak dikotori orang Yahudi. (Jacob, 2000). Belum lagi peristiwa-peristiwa berdarah lain yang menelan korban tak terhitung lagi jumlahnya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;font size="2"&gt;&lt;span style="font-size: 13pt;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;font size="2"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 14pt;"&gt;KESIMPULAN&lt;span style=""&gt;                      &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;font size="2"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 14pt;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 45pt; font-family: arial;"&gt;&lt;font size="2"&gt;&lt;span style="font-size: 13pt;"&gt;Orang yang fanatik terhadap sesuatu mempunyai kecenderungan untuk tidak menghargai pendapat orang lain dan selalu menganggap dirinya yang paling benar walaupun kadang harus bertentangan dengan hukum. Fanatisme dapat menyebabkan konflik antar 2 pihak yang atau lebih jika pihak-pihak yang bersangkutan tidak mempunyai titik temu terhadap perbedaan yang ada diantara mereka. Hal-hal yang melatarbelakangi suatu konflik dalam fanatisme adalah adanya perbedaan antar kelompok. Untuk meminimalisir terjadinya konflik, setiap kelompok harus mengubah prinsip mereka yaitu melihat kelompok lain bukan dari perbedaan tetapi dari persamaan apa yang ada diantara mereka.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2227792090585340265-8514034453188030075?l=ristinikov.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ristinikov.blogspot.com/feeds/8514034453188030075/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ristinikov.blogspot.com/2009/03/fanatisme.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2227792090585340265/posts/default/8514034453188030075'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2227792090585340265/posts/default/8514034453188030075'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ristinikov.blogspot.com/2009/03/fanatisme.html' title='Fanatisme'/><author><name>ristinikov</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11100054690063144256</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_m-98mIRr46U/SbthA4latII/AAAAAAAAAAM/slVzk60pyHY/S220/Andry.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2227792090585340265.post-484644189534802394</id><published>2009-03-17T10:13:00.002+07:00</published><updated>2011-04-03T22:16:11.821+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pernikahan dini'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pernikahan Di Bawah Umur'/><title type='text'>Pernikahan Di Bawah Umur</title><content type='html'>&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;o:smarttagtype name="place" namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;o:smarttagtype name="City" namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;o:smarttagtype name="country-region" namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;/span&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Font Definitions */  @font-face  {font-family:Batang;  panose-1:2 3 6 0 0 1 1 1 1 1;  mso-font-alt:바탕;  mso-font-charset:129;  mso-generic-font-family:auto;  mso-font-format:other;  mso-font-pitch:fixed;  mso-font-signature:1 151388160 16 0 524288 0;} @font-face  {font-family:"Trebuchet MS";  panose-1:2 11 6 3 2 2 2 2 2 4;  mso-font-charset:0;  mso-generic-font-family:swiss;  mso-font-pitch:variable;  mso-font-signature:647 0 0 0 159 0;} @font-face  {font-family:"\@Batang";  panose-1:0 0 0 0 0 0 0 0 0 0;  mso-font-charset:129;  mso-generic-font-family:auto;  mso-font-format:other;  mso-font-pitch:fixed;  mso-font-signature:1 151388160 16 0 524288 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal  {mso-style-parent:"";  margin:0in;  margin-bottom:.0001pt;  mso-pagination:widow-orphan;  font-size:12.0pt;  font-family:"Times New Roman";  mso-fareast-font-family:Batang;  mso-fareast-language:KO;} @page Section1  {size:8.5in 11.0in;  margin:1.0in 1.25in 1.0in 1.25in;  mso-header-margin:.5in;  mso-footer-margin:.5in;  mso-paper-source:0;} div.Section1  {page:Section1;}  /* List Definitions */  @list l0  {mso-list-id:1147162086;  mso-list-type:hybrid;  mso-list-template-ids:-843681330 67698709 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;} @list l0:level1  {mso-level-number-format:alpha-upper;  mso-level-tab-stop:.5in;  mso-level-number-position:left;  text-indent:-.25in;} @list l1  {mso-list-id:2133859279;  mso-list-type:hybrid;  mso-list-template-ids:1122507654 67698709 295046188 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;} @list l1:level1  {mso-level-number-format:alpha-upper;  mso-level-tab-stop:.5in;  mso-level-number-position:left;  text-indent:-.25in;} @list l1:level2  {mso-level-tab-stop:1.0in;  mso-level-number-position:left;  text-indent:-.25in;  mso-ansi-font-weight:bold;} ol  {margin-bottom:0in;} ul  {margin-bottom:0in;} --&gt; &lt;/style&gt;  &lt;br /&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;; font-size: 16pt;"&gt;BAB I&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;; font-size: 16pt;"&gt;PENDAHULUAN&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;; font-size: 16pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;; font-size: 18pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;; font-size: 16pt;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;; font-size: 15pt;"&gt;A.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;; font-size: 15pt;"&gt;  LATAR BELAKANG MASALAH&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 130%; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;; font-size: 16pt;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Pernikahan merupakan salah satu hak asasi seseorang sebagai puncak meraih kebahagiaan hidup, karena melalui pernikahanlah sebuah keluarga dapat terbentuk secara utuh. Berangkat dari pemikiran tersebut, kita perlu mengetahui bagaimana konsep yang tepat mengenai hak asasi menikah yaitu yang tidak melanggar hak asasi yang lain.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 130%; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 130%; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Oleh karena itu,&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt; kami merasa perlu mengupas tuntas tentang keberadaan pernikahan anak di bawah umur yang masih menjadi topik pembicaraan yang hangat bagi masyarakat, sebab pernikahan anak di bawah umur terus dibayangi kontroversi mengenai dilematis dua hak asasi manusia yaitu hak asasi pernikahan/perkawinan dan hak asasi perlindungan anak yang keduanya dihadapkan pada suatu perdebatan sengit terkait dengan hak asasi manakah yang diprioritaskan lebih dulu, mengingat kedua hak asasi tersebut sama-sama penting bagai seseorang yang berkehendak untuk menuntut akan pemenuhan hak asasi atas kepentingan pribadinya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 130%; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 130%; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Perdebatan dilematis tersebut kian merebak menjadi masalah sosial, sehingga memicu munculnya berbagai komentar atau opini anggota masyarakat dari berbagai kalangan. Untuk itu, perlu adanya pengkajian terhadap masalah ini, agar kita bisa menemukan jawaban yang memuaskan dan mencari solusi yang tepat guna menghadapi sekaligus menyelesaikan permasalahan ini.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 130%; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-indent: -0.5in;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;; font-size: 15pt;"&gt;B.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;; font-size: 15pt;"&gt;RUMUSAN MASALAH&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 130%; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;; font-size: 15pt;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Untuk memudahkan dalam pembahasan masalah maka penulis membatasi permasalahan ini pada, &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 130%; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 130%; margin-left: 1in; text-align: justify; text-indent: -0.5in;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;1.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Mengapa pernikahan anak di bawah umur menimbulkan kontroversi ?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 130%; margin-left: 0.75in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;2.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Bagaimana hukum pernikahan anak di bawah umur menurut pandangan Islam ?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 130%; margin-left: 0.5in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 130%; margin-left: 0.75in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;3.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Bagaimana hukum pernikahan di bawah umur berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia ?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 130%; margin-left: 0.75in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;4.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Bagaimana upaya menyikapi atau mencegah terjadinya pernikahan anak di bawah umur ?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;; font-size: 15pt;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-indent: -0.5in;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;; font-size: 15pt;"&gt;C.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;; font-size: 15pt;"&gt;TUJUAN&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 130%; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;; font-size: 15pt;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Adapun tujuan dari makalah ini yaitu :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 130%; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 130%; margin-left: 0.75in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;1.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Mendorong seseorang agar mengetahui konsep pernikahan yang benar dan yang tidak menimbulkan kontroversi di kalangan masyarakat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 130%; margin-left: 0.75in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;2.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Menganalisis hukum pernikahan anak di bawah umur menurut pandangan Islam dan berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 130%; margin-left: 0.75in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;3.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Menciptakan upaya untuk menyikapi atau mencegah terjadinya pernikahan anak di bawah umur.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 130%; margin-left: 0.25in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-indent: -0.5in;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;; font-size: 15pt;"&gt;D.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;; font-size: 15pt;"&gt;MANFAAT&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 130%; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;; font-size: 15pt;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Adapun manfaat dari makalah ini yaitu :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 130%; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 130%; margin-left: 0.75in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;1.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Mewujudkan kesadaran seseorang untuk mematuhi hukum yang berlaku.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 130%; margin-left: 1in; text-align: justify; text-indent: -0.5in;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;2.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Menumbuhkan sikap menghormati dan menghargai hak asasi manusia.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 130%; margin-left: 0.75in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;3.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Mengembangkan pola pikir dan perilaku manusia yang bermoral atau yang sesuai dengan norma.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;; font-size: 15pt;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;; font-size: 16pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;; font-size: 16pt;"&gt;BAB II&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;; font-size: 16pt;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;KAJIAN PUSTAKA&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;; font-size: 16pt;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 130%; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;st1:place w:st="on"&gt;&lt;st1:country-region w:st="on"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Indonesia&lt;/span&gt;&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt; dari waktu ke waktu kian akrab dengan berbagai permasalahan sosial, hal tersebut dapat dibuktikan dengan munculnya salah satu fenomena yang menjadi topik perbincangan terkini di masyarakat, yaitu masalah tentang pernikahan atau perkawinan anak di bawah umur. Bagaimana tidak ? Perkawinan tersebut telah memicu munculnya kontroversi yang hebat. Adapun ‘tokoh’ yang terlibat dalam problema tersebut adalah pelaku perkawinan di bawah umur beserta para pengikut atau  pembela yang bertindak sebagai pihak yang pro, sedangkan masyarakat maupun pemerintah duduk sebagai pihak yang kotra.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 130%; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 130%; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Pujiono Cahyo Widianto atau yang lebih dikenal dengan Syekh puji, seorang pria setengah baya yang menikahi gadis belia yang belum genap berumur 12 tahun, menilai pernikahannya dengan anak tersebut benar dan sah di mata agama Islam. Ia mengungkapkan bahwa apa yang dilakukannya itu sesuai dengan sunnah Rasul dan tidak perlu diributkan khalayak ramai.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 130%; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 130%; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Sedangkan di sisi lain, Muhammad Maftuh Basyumi, selaku Menteri Agama mempunyai argumen tersendiri tentang pernikahan anak di bawah umur. Beliau berpendapat bahwa pernikahan tersebut tidak benar dan bisa-bisa pelakunya dikenai sanksi sesuai pelanggaran yang dia lakukan. Di sela-sela kesibukannya membuka Halaqah pengembangan pondok pesantren di Hotel Mercuri, &lt;st1:city w:st="on"&gt;&lt;st1:place w:st="on"&gt;Jakarta&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; beberapa waktu lalu, Menteri Agama menjelaskan bahwa di Indonesia orang Islam terikat dengan dua ukuran. Di satu sisi sebagai muslim, dia terikat pada syariat, sementara di sisi lain sebagai warga negara yang terikat pada hukum positif, dalam hal ini UU perkawinan, dari sudut pandang peraturan di UU perkawinan, pernikahan tersebut tidak sah dan berpotensi menimbulkan masalah dalam hal perlindungan anak. (Sumber : kompas.com). Namun, argumen beliau tersebut bertolak belakang dengan opini pihak yang membenarkan pernikahan tersebut.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 130%; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 130%; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Tak berhenti pada statement tersebut, Dosen Jurusan Sastra Arab Universitas Negeri Malang juga menentang pernikahan anak di bawah umur. Beliau menegaskan bahwa klaim sejumlah pihak yang menikahi gadis di bawah umur dengan dalih meneladani sunnah Rasul itu adalah bermasalah, baik dari segi normatif (agama) maupun sosiologis (masyarakat). (Sumber : islamlib.com).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 130%; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 130%; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Pengecaman terhadap pernikahan kontroversial tersebut juga datang dari anggota masyarakat. Niam, salah seorang warga masyarakat berpendapat bahwa pernikahan anak di bawah umur dengan cara pernikahan siri (di bawah tangan) meski sah menurut agama, dapat meniadakan hak-hak perdata anak, yang pada konteks masalah syekh puji adalah pihak perempuan.&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt; (Sumber : kompas.com).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 130%; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;; font-size: 16pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;; font-size: 16pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;; font-size: 16pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;; font-size: 16pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;; font-size: 16pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;; font-size: 16pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;; font-size: 16pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;; font-size: 16pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;; font-size: 16pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;; font-size: 16pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;; font-size: 16pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;; font-size: 16pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;; font-size: 16pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;; font-size: 16pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;; font-size: 16pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;br /&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;; font-size: 16pt;"&gt;BAB III&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;; font-size: 16pt;"&gt;PEMBAHASAN&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;; font-size: 16pt;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;; font-size: 16pt;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;; font-size: 15pt;"&gt;A.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;; font-size: 15pt;"&gt;SEBAB-SEBAB TIMBULNYA KONTROVERSI PERNIKAHAN ANAK DI BAWAH UMUR&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 130%; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Berdasarkan kutipan- kutipan  yang dijelaskan pihak-pihak terkait dapat dipahami bahwa realita pro dan kontra tentang pernikahan anak di bawah umur masih belum menemukan titik penyelesaian, faktor utama yang membuat permasalahan itu berlarut-larut adalah tidak adanya kesepahaman antara dua kubu yang mempunyai pandangan yang berbeda. Kelompok yang setuju berambisi mempertahankan haknya untuk menikahi  anak di bawah umur dengan alasan beribadah, mendapat persetujuan orang tua dari anak yang hendak dinikahi, dan beberapa alibi lain&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt; yang digunakan sebagai pendukung tanpa memperhatikan kepentingan atau hak asasi utama si anak.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 130%; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 130%; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Adapun kelompok yang melarang penikahan anak di bawah umur, berusaha memperjuangkan hak-hak yang seharusnya didapat oleh anak. Jika dilihat dari aspek sosial ekonomi, Pernikahan ini dicap menimbulkan masalah dalam hal perlindungan anak, sebab dalam relita yang sebenarnya terjadi di masyarakat, pernikahan ini acapkali dijadikan dalih para orang tua untuk mengeksploitasi atau ‘mengorbankan’ anak mereka demi terpenuhinya kebutuhan ekonomi keluarga. Di samping itu, jika si anak adalah pihak perempuan, maka dapat dikatakan bahwa pernikahan anak di bawah umur telah mengabaikan dan bahkan merendahkan derajat serta martabat perempuan. Dampak dari perilaku pernikahan ini menyebabkan trauma seksual serta berdampak buruk pada kesehatan reproduksi pada anak perempuan. Secara mental psikologis, si anak juga dirasa belum mampu membuat keputusan yang tepat bagi dirinya untuk menanggung beban tanggung jawab mengurus kehidupan rumah tangga yang semestinya adalah untuk orang yang sudah cukup umur atau dewasa. Selain itu, bagi pihak anak secara tidak disadari banyak efek negatif yang akan timbul diakibatkan pernikahan ini, mulai dari terbatasnya pergaulan hingga hilangnya masa bermain dengan anak sebaya yang berimbas pada perkembangan mental dan emosional si anak.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 130%; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;; font-size: 15pt;"&gt;B.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;; font-size: 15pt;"&gt;HUKUM PERNIKAHAN ANAK DI BAWAH UMUR MENURUT PANDANGAN ISLAM&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 130%; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;; font-size: 15pt; line-height: 130%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Sebagai muslim, merupakan kewajiban untuk merujuk sumber utama dari ajaran Islam, yakni Al Qur’an. Apakah Al Qur’an mengijinkan atau justru melarang pernikahan dari gadis ingusan di bawah umur? Yang jelas, tidak ada satu ayatpun yang secara eksplisit mengijinkan pernikahan seperti itu. &lt;st1:place w:st="on"&gt;&lt;st1:city w:st="on"&gt;Ada&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; sebuah ayat yang dapat dijadikan inspirasi untuk menjawab persoalan di atas, meski substansi dasarnya adalah tuntunan bagi muslim dalam mendidik dan memperlakukan anak yatim. Meski demikian, petunjuk Al Qur’an mengenai perlakuan anak yatim itu dapat juga kita terapkan pada anak kandung kita sendiri. Ayat tersebut adalah : “Ujilah anak yatim itu sampai mereka cukup umur untuk kawin. Kemudian jika menurut pendapatmu mereka telah cerdas &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;(mampu mengelola harta), maka serahkan kepada mereka harta bendanya.” (Q.S. An Nisa’ : 6).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 130%; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 130%; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Dalam kasus anak yang ditinggal wafat orang tuanya, seorang bapak asuh diperintahkan untuk: (1) mendidik, (2) menguji kedewasaan mereka “sampai usia menikah” sebelum mempercayakan pengelolaan keuangan sepenuhnya. Di sini ayat Al Qur’an mempersyaratkan perlunya tes dan bukti obyektif perihal kematangan fisik dan kedewasaan intelektual anak asuh sebelum memasuki usia nikah sekaligus mempercayakan pengelolaan harta benda kepadanya. Logikanya, jika bapak asuh tidak diperbolehkan sembarang mengalihkan pengelolaan keuangan kepada anak asuh yang masih kanak-kanak, tentunya bocah ingusan tersebut juga tidak layak, baik secara fisik dan intelektual untuk menikah. Oleh karena itu, sulit dipercaya, Abu Bakar As Shiddiq, seorang pemuka sahabat, menunangkan anaknya yang masih belia berusia 7 tahun, untuk kemudian menikahkannya pada usia 9 tahun dengan sahabatnya yang telah berusia setengah abad. Demikian pula halnya, sungguh sulit dibayangkan bahwa Nabi SAW menikai gadis ingusan berusia 7 atau 9 tahun. Ringkasnya, pernikahan ‘Aisyah pada usia 7 atau 9 tahun itu bisa bertentangan dengan prasyarat kedewasaan fisik dan kematangan intelektual yang ditetapkan Al Qur’an. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa cerita pernikahan ‘Aisyah gadis belia berusia 7 atau 9 tahun dengan Nabi SAW, itu adalah mitos yang perlu diuji kesahihannya.  &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 130%; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 130%; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Di samping persoalan-persoalan yang telah dikemukakan di atas, seorang wanita sebelum dinikahkan harus ditanya dan dimintai persetujuan agar pernikahan yang dilakukannya itu menjadi sah. Dengan berpegang pada prinsip ini, persetujuan yang diberikan gadis belum dewasa (berusia 7 atau 9 tahun) tentu tidak dapat dipertanggungjawabkan, baik secara moral maupun intelektual. Adalah tidak terbayangkan bahwa Abu Bakar meminta persetujuan puterinya yang masih kanak-kanak. Buktinya, menurut hadis riwayat Ibn Hanbal, ‘Aisyah masih suka bermain-main dengan bonekanya ketika mulai berumah tangga dengan Nabi SAW. Nabi SAW sebagai utusan Allah yang maha suci juga tidak akan menikahi gadis ingusan berusia 7 atau 9 tahun, karena hal itu tidak memenuhi syarat dasar sebuah pernikahan Islam tentang klausa persetujuan dari pihak istri. Besar kemungkinan pada saat Nabi SAW menikahi ‘Aisyah, puteri Abu Bakar As Shiddiq itu adalah seorang wanita yang telah dewasa secara fisik dan matang secara intelektual.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 130%; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 130%; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Sebetulnya, dalam masyarakat Arab tidak ada tradisi menikahkan anak perempuan yang baru berusia 7 atau 9 tahun. Demikian juga tak pernah terjadi pernikahan Nabi SAW dengan ‘Aisyah yang masih berusia kanak-kanak. Masyarakat Arab tak pernah keberatan dengan pernikahan seperti itu, karena kasusnya tak pernah terjadi. Menurut hemat kami, riwayat pernikahan ‘Aisyah pada usia 7 atau 9 tahun tak bisa dianggap valid dan reliable mengingat sederet kontradiksi dengan riwayat-riwayat lain dalam catatan sejarah Islam klasik. Lebih ekstrim, dapat dikatakan bahwa informasi usia ‘Aisyah yang masih kanak-kanak saat dinikahi Nabi SAW hanyalah mitos semata.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 130%; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 130%; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Nabi adalah seorang gentleman. Beliau takkan menikahi bocah ingusan yang masih kanak-kanak. Umur ‘Aisyah telah dicatat secara kontradiktif dalam literatur hadis dan sejarah islam klasik. Karenanya, klaim sejumlah pihak yang menikahi gadis di bawah umur dengan dalih meneladani sunnah Nabi SAW itu adalah bermasalah, baik dari sisi normatif (agama) maupun secara sosiologis (masyarakat). Jikalau riwayat-riwayat seputar pernikahan Nabi SAW dengan ‘Aisyah yang masih kanak-kanak itu valid, itu juga tidak bisa serta merta dijadikan sandaran untuk mencontohnya. Tidakkah Nabi SAW itu memiliki previlige (hak istimewa) yang hanya diperuntukkan secara khusus untuknya, tapi tidak untuk umatnya? Contoh yang paling gamblang adalah kebolehan Nabi SAW menikahi lebih dari 4 orang istri.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;; font-size: 15pt;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;; font-size: 15pt;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;C.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;; font-size: 15pt;"&gt;HUKUM PERNIKAHAN ANAK DI BAWAH UMUR BERDASARKAN PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN YANG BERLAKU DI &lt;st1:place w:st="on"&gt;&lt;st1:country-region w:st="on"&gt;INDONESIA&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 130%; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;; font-size: 15pt;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Berdasarkan &lt;b&gt;UU No. 23 tahun 2002 Pasal 1 tentang perlindungan anak&lt;/b&gt;, definisi anak adalah seseorang yang belum berusia 18 (delapan belas) tahun, termasuk anak yang masih dalam kandungan. Setiap anak mempunyai hak dan kewajiban seperti yang tertuang dalam &lt;b&gt;UU No. 23 tahun 2002 Pasal 4&lt;/b&gt; : setiap anak berhak untuk dapat hidup, tumbuh, berkembang, dan berpartisipasi secara wajar sesuai dengan harkat dan martabat kemanusiaan, serta mendapat perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi, &lt;b&gt;Pasal 9 ayat 1&lt;/b&gt; : Setiap anak berhak memperoleh pendidikan dan pengajaran dalam rangka pengembangan pribadinya dan tingkat kecerdasannya sesuai dengan minat dan bakatnya, &lt;b&gt;Pasal 11&lt;/b&gt; : setiap anak berhak untuk beristirahat  dan memanfaatkan waktu luang, bergaul dengan anak yang sebaya, bermain, berekreasi sesuai dengan minat, bakat, dan tingkat kecerdasannya demi pengembangan diri, &lt;b&gt;Pasal 13 ayat 1&lt;/b&gt; : setiap anak selama dalam pengasuhan orang tua, wali, atau pihak lain manapun yang bertanggung jawab atas pengasuhan, berhak mendapat perlindungan dari perlakuan (a) diskriminasi (b) eksploitasi, baik ekonomi maupun seksual (c) penelantaran (d) kekejaman, kekerasan, dan penganiayaan (e) ketidakadilan (f) perlakuan salah lainnya. Selain itu orang tua dan keluarganya mempunyai kewajiban dan tanggung jawab terhadap anak seperti yang tertulis di &lt;b&gt;UU no. 23 tahun 2002 Pasal 26 ayat 1&lt;/b&gt; : orang tua berkewajiban dan bertanggung jawab untuk (a) mengasuh, memelihara, mendidik, dan melindungi anak (b) menumbuhkembangkan anak sesuai dengan kemampuan, bakat, dan minatnya (d) mencegah terjadinya perkawinan pada usia anak-anak.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 130%; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 130%; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;UU pelindungan anak dengan sangat jelas mengatur segala sesuatu yang berkaitan dengan anak, jadi sangatlah mengherankan jika masih banyak pelanggarn yang terjadi terhadap anak dalam konteks ini adalah pernikahan anak di bawah umur. Hal seperti ini sangatlah tidak bisa diterima, dimanakah keberadaan pemerintah sebagai pemegang otoritas tertinggi di RI ? Pernikahan di bawah umur sebenarnya kerap kali terjadi di masyarakat khususnya di daerah pedesaan tertinggal dimana kemiskinan dan kebodohan masih menjadi momok yang menakutkan, contohya : salah satu kabupaten di Jawa Barat terkenal dengan pernikahan anak di bawah umur dimana para anak gadis yang masih lugu sengaja “dijual” orang tuanya untuk melakukan pernikahan dengan tujuan memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga. Hal seperti sangatlah memilukan, pemerintah acapkali tutup mata dengan kasus pernikahan anak di bawah umur dan baru bertindak jika kasusnya terekspos ke khalayak luas oleh media seperti yang sempat terjadi beberapa waktu lalu dimana pernikahan syekh Puji dengan Lutfiana Ulfa, gadis yang belum genap berusia 12 tahun terekspos oleh media dan menjadi kontroversi di masyarakat. Pemerintah diharapkan lebih serius menindak setiap pelanggaran yang berkaitan dengan anak dalam konteks ini adalah pernikahan anak di bawah umur. Setiap pelanggaran terhadap pernikahan anak di bawah umur  dapat dikenakan sanksi pidana sesuai &lt;b&gt;UU no. 23 tahun 2002 Pasal 77&lt;/b&gt; dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan/atau denda paling banyak Rp. 100.000.000 (seratus juta rupiah).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 130%; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 130%; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Selain UU perlindungan anak ada UU alternatif lain yang bisa dijadikan acuan dalam menentang perkawinan anak di bawah umur, yaitu &lt;b&gt;UU No. 1 tahun 1974 tentang perkawinan&lt;/b&gt;. UU ini menjelaskan syarat-syarat yang wajib dipenuhi calon mempelai sebelum melangsungkan pernikahan, menurut &lt;b&gt;UU no.1 tahun 1974 Pasal 6 ayat 1&lt;/b&gt; : perkawinan harus didasarkan atas  persetujuan kedua calon mempelai, &lt;b&gt;Pasal 6 ayat 2&lt;/b&gt; : untuk melangsungkan perkawinan seseorang yang belum mencapai umur 21 (duapuluh satu) tahun harus mendapat ijin kedua orang tua, &lt;b&gt;Pasal 7&lt;/b&gt; : perkawinan hanya diijinkan jika pihak pria sudah mencapai umur 19 (sembilan belas) tahun dan pihak wanita sudah mencapai umur 16 (enam belas) tahun.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;; font-size: 15pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;; font-size: 15pt;"&gt;D.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;; font-size: 15pt;"&gt;UPAYA MENYIKAPI ATAU MENCEGAH TERJADINYA PERNIKAHAN ANAK DI BAWAH UMUR&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 130%; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;; font-size: 15pt;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Pernikahan anak di bawah umur merupakan suatu fenomena sosial yang kerap terjadi khususnya di Indonesia. Fenomena pernikahan anak di bawah umur bila diibaratkan seperti fenomena  gunung es, sedikit di permukaan atau yang terekspos dan sangat marak di dasar atau di tengah masyarakat luas. Dalih utama yang digunakan untuk memuluskan jalan melakukan pernikahan dengan anak di bawah umur adalah mengikuti sunnah Nabi SAW. Namun, dalih seperti ini bisa jadi bermasalah karena masih terdapat banyak pertentangan di kalangan umat muslim tentang kesahihan informasi mengenai pernikahan di bawah umur yang dilakukan Nabi SAW dengan ‘Aisyah r.a. . Selain itu peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia dengan sangat jelas menentang keberadaan pernikahan anak di bawah umur. Jadi tidak ada alasan lagi bagi pihak-pihak tertentu untuk melegalkan tindakan mereka yang berkaitan dengan pernikahan anak di bawah umur.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 130%; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 130%; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Pemerintah harus berkomitmen serius dalam menegakkan hukum yang berlaku terkait pernikahan anak di bawah umur sehingga pihak-pihak yang ingin melakukan pernikahan dengan anak di bawah umur berpikir dua kali terlebih dahulu sebelum melakukannya. Selain itu, pemerintah harus semakin giat mensosialisasikan UU terkait pernikahan anak di bawah umur beserta sanksi-sanksinya bila melakukan pelanggaran dan menjelaskan resiko-resiko terburuk yang bisa terjadi akibat pernikahan anak di bawah umur kepada masyarakat, diharapkan dengan upaya tersebut, masyarakat tahu dan sadar bahwa pernikahan anak di bawah umur adalah sesuatu yang salah dan harus dihindari. Upaya pencegahan pernikahan anak di bawah umur dirasa akan semakin maksimal bila anggota masyarakat turut serta berperan aktif dalam pencegahan pernikahan anak di bawah umur yang ada di sekitar mereka. Sinergi antara pemerintah dan masyarakat merupakan jurus terampuh sementara ini untuk mencegah terjadinya pernikahan anak di bawah umur sehingga kedepannya  diharapkan tidak akan ada lagi anak yang menjadi korban akibat pernikahan tersebut dan anak-anak Indonesia bisa lebih optimis dalam menatap masa depannya kelak.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;; font-size: 15pt;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;; font-size: 15pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;; font-size: 15pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;; font-size: 15pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;; font-size: 15pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;        &lt;br /&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;; font-size: 15pt;"&gt;&lt;o:p&gt;  &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;; font-size: 16pt;"&gt;BAB IV&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;; font-size: 16pt;"&gt;PENUTUP&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;; font-size: 16pt;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;; font-size: 15pt;"&gt;KESIMPULAN DAN SARAN&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 130%; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;; font-size: 15pt;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Pernikahan merupakan suatu perbuatan yang sangat sakral. Untuk menjaga kesakralan tersebut hendaknya pernikahan dilakukan dengan sebaik-baiknya dan sesuai dengan peraturan yang berlaku baik peraturan agama maupun peraturan negara tempat berlangsungnya pernikahan tersebut.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 130%; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 130%; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Pernikahan anak di bawah umur masih menjadi kontroversi di tengah masyarakat. Hal ini dapat terjadi karena adanya perbedaan pandangan diantara pihak-pihak terkait dalam hal menyikapi pernikahan anak di bawah umur. Pemerintah sebagai pemegang kekuasaan tertinggi di negara Indonesia diharapkan bisa menjadi penengah diantara pihak-pihak yang berselisih dan mampu menegakkan regulasi terkait pernikahan anak di bawah umur. Sinergi antara dua belah pihak yaitu pemerintah dan masyarakat merupakan jalan keluar terbaik yang bisa diambil sementara ini agar pernikahan anak di bawah umur bisa dicegah dan ditekan seminimal mungkin keberadaannya di tengah masyarakat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2227792090585340265-484644189534802394?l=ristinikov.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ristinikov.blogspot.com/feeds/484644189534802394/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ristinikov.blogspot.com/2009/03/pernikahan-di-bawah-umur.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2227792090585340265/posts/default/484644189534802394'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2227792090585340265/posts/default/484644189534802394'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ristinikov.blogspot.com/2009/03/pernikahan-di-bawah-umur.html' title='Pernikahan Di Bawah Umur'/><author><name>ristinikov</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11100054690063144256</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_m-98mIRr46U/SbthA4latII/AAAAAAAAAAM/slVzk60pyHY/S220/Andry.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2227792090585340265.post-6048388624704505415</id><published>2009-03-14T14:34:00.000+07:00</published><updated>2009-03-14T15:18:35.569+07:00</updated><title type='text'>TEORI KONFLIK</title><content type='html'>&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CBEDES%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;o:smarttagtype namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags" name="place"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" latentstylecount="156"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !mso]&gt;&lt;object classid="clsid:38481807-CA0E-42D2-BF39-B33AF135CC4D" id="ieooui"&gt;&lt;/object&gt; &lt;style&gt; st1\:*{behavior:url(#ieooui) } &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:Batang; 	panose-1:2 3 6 0 0 1 1 1 1 1; 	mso-font-alt:바탕; 	mso-font-charset:129; 	mso-generic-font-family:auto; 	mso-font-format:other; 	mso-font-pitch:fixed; 	mso-font-signature:1 151388160 16 0 524288 0;} @font-face 	{font-family:"\@Batang"; 	panose-1:0 0 0 0 0 0 0 0 0 0; 	mso-font-charset:129; 	mso-generic-font-family:auto; 	mso-font-format:other; 	mso-font-pitch:fixed; 	mso-font-signature:1 151388160 16 0 524288 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin:0in; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:Batang; 	mso-fareast-language:KO;} @page Section1 	{size:8.5in 11.0in; 	margin:56.7pt 56.7pt 56.7pt 56.7pt; 	mso-header-margin:.5in; 	mso-footer-margin:.5in; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;font face="Arial"&gt;A. PENDAHULUAN&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/font&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;font face="Arial"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/font&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;font face="Arial"&gt;Toeri ini dipaparkan dalam rangka untuk memahami dinamika yang terjadi di dalam masyarakat. Dengan adanya perbedaan kekuasaan dan seumber daya alam yang langka dapat membangkitkan pertikaian (konflik) di masyarakat. Kelompok-kelompok kepentingan yang berbeda dalam system sosial akan saling mengajar tujuan yang berbbeda dan saling bertanding. Hal ini sesuai dengan pandangan &lt;b&gt;Lock Wood&lt;/b&gt;, bahwa kekuatan –kekuatan yang saling berlomba dalam mengejar kepentingannya akan melahirkan &lt;b&gt;mekanisme ketidakteraturan sosial (social disorder)&lt;/b&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;font face="Arial"&gt;Para&lt;/font&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;font face="Arial"&gt; teoritis konflik memandang suatu masyarakat terikat bersama adalah kekuatan kelompok atau kelas yang dominant. &lt;st1:place st="on"&gt;Para&lt;/st1:place&gt; fungsionalis menganggap nilai-nilai bersama (consensus) sebagai suatu ikatan pemersatu, sedangkan bagi teoritis konflik, consensus itu merupakan ciptaan dari kelompok atau kelas dominan untuk memaksakan nilai-nilai.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;font face="Arial"&gt;Teori konflik merupakan sebuah pendekatan umum terhadap keseluruhan lahan sosiologi dan merupakan toeri dalam paradigma fakta sosial. Mempunyai bermacam-macam landasan seperti &lt;b&gt;teori Marxian dan Simmel&lt;/b&gt;. Kontribusi pokok dari &lt;b&gt;teori Marxian adalah memberi jalan keluar terjadinya konflik pada kelas pekerja&lt;/b&gt;. Sedangkan &lt;b&gt;Simmel berpendapat bahwa kekuasaan otoritas atau pengaruh merupakan sifat kepribadian individu yang bisa menyebabkan terjadinya konflik.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;font face="Arial"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/font&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;font face="Arial"&gt;B. BEBERAPA PROPOSISI TEORI KONFLIK&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/font&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;font face="Arial"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/font&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;font face="Arial"&gt;Jika kalangan fungsionalis melihat adanya saling ketergantungan dan kesatuan di dalam masyarakat dan hukum atau Undang-undang sebagai sarana untuk meningkatkan integrasi sosial maka kalangan penganut teori konflik justru melihat masyarakat merupakan arena dimana satu kelompok dengan yang lain saling bertarung untuk memperebutkan “power” dan mengontrol bakan melakukan penekanan dan juga melihat hukum atau undang-undang itu tidak lain merupakan cara yang digunakan untuk menegakkan dan memperkokoh suatu ketentuan yang menguntungkan kelompok-kelompok lainnya&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;font face="Arial"&gt;Menurut &lt;b&gt;Wallase dan Alison&lt;/b&gt;, &lt;b&gt;teori konflik memiliki tiga asumsi utama&lt;/b&gt; yang saling berhubungan :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;font face="Arial"&gt;1&lt;/font&gt;&lt;/b&gt;&lt;font face="Arial"&gt;. Manusia memiliki kepentingan-kepentingan yang asasi dan mereka berusaha untuk merealisasikan kepentingan-kepentingannya itu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;font face="Arial"&gt;2&lt;/font&gt;&lt;/b&gt;&lt;font face="Arial"&gt;. “Power” bukanlah sekedar barang langkah dan terbagi secara tidak merata, sebagai merupakan sumber konflik, melainkan juga sebagai sesuatu yang bersifat memaksa (coercive). Sebagian menguasai sumber, sedangkan yang lainnya tidak memperolehnya sama sekali.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;font face="Arial"&gt;3&lt;/font&gt;&lt;/b&gt;&lt;font face="Arial"&gt;. Ideologi dan nilai-nilai dipandangnya sebagai senjata yang dipergunakan oleh berbagai kelompok yang berbeda untuk meraih tujuan dan kepentingan mereka masing-masing.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;font face="Arial"&gt;Apabila diruntut secara histories, elemen-elemen dasarnya berakar pada pemikiran perbedaan pendapat dan saling memperdebatkan pokok-pokok pikiranya, akan tetapi keduanya sama-sama menaruh perhatian terhadap dua hal utama, yakni (&lt;b&gt;1&lt;/b&gt;) the way social positions bestow more or less power on their incumbents, (&lt;b&gt;2&lt;/b&gt;) the rule of ideas in creating or undermining the legitimaly of social position.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;font face="Arial"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;b&gt;&lt;font face="Arial"&gt;Brinkerhaff and White(1989)&lt;/font&gt;&lt;/b&gt;&lt;font face="Arial"&gt; merumuskan 3 andaian penting dalam teori konflik &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;font face="Arial"&gt;a&lt;/font&gt;&lt;/b&gt;&lt;font face="Arial"&gt;) &lt;b&gt;Konsep dialektik&lt;/b&gt;- evolusi bukan proses utama kepada perubahan sosial tetapi konflik yang menghasilkan perubahan sosial. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;font face="Arial"&gt;b&lt;/font&gt;&lt;/b&gt;&lt;font face="Arial"&gt;) &lt;b&gt;Determinisme ekonomi&lt;/b&gt; - asas kepada perubahan sosial ditentukan oleh faktor-faktor persaingan ekonomi &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;font face="Arial"&gt;c&lt;/font&gt;&lt;/b&gt;&lt;font face="Arial"&gt;) &lt;b&gt;Aktiviti sosial&lt;/b&gt;- tugas utama analisis sosial adalah kritikan sosial&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;font face="Arial"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;font face="Arial"&gt;PROPOSISI PERTAMA&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/font&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;font face="Arial"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/font&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;font face="Arial"&gt;Proposisi ini secara langsung mengikuti asumsi marx bahwa, “didalam semua struktur sosial, distribusi kekuasaan yang tak merata pasti akan menimbulkan konflik kepentongan antara mereka yang memiliki kekuasaan dan mereka yang tidak memiliki kekuasaan”.(&lt;b&gt;Tuner, 1978.131&lt;/b&gt;). Menurut Marx kesadaran akan konflik kepentingan dapat menyebabkan mereka lemah mulai mempertanyakan keabsahan pola-pola distribusi sumber-sumber yang ada sekarang.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;font face="Arial"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;font face="Arial"&gt;PROPOSISI KEDUA&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/font&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;font face="Arial"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/font&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;font face="Arial"&gt;Proposisi ini menerangkan dengan jelas tentang adanya kesadaran segmen-segmen yang lebih lemah akan kepentingan-kepentingan kolektif mereka, sehingga semakin besar kemungkinannya mereka mempertanyakan keabsahan distribusi-distribusi yang tidak merata dengan cara terang-terangan terhadap segmen-segmen deminan suatu system.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;font face="Arial"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;font face="Arial"&gt;PROPOSIS KETIGA&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/font&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;font face="Arial"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/font&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;font face="Arial"&gt;Subordinate semakin sadar dan memulai konflik secara terang-terangan terhadap dominant. Proposisi ini dipecah menjadi tiga anak proposisi sebagai berikut ; (&lt;b&gt;1&lt;/b&gt;) subordinate mengorganisir diri dan memulai konflik, (&lt;b&gt;2&lt;/b&gt;) subordinate mengorganisir dan mencetuskan konflik, (&lt;b&gt;3&lt;/b&gt;) subordinate mengorganisir diri dan memprakarsai konflik.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;font face="Arial"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;font face="Arial"&gt;PROPOSISI KEEMPAT&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/font&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;font face="Arial"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/font&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;font face="Arial"&gt;Pada proposisi ini segmen-segmen dominant dan segmen-segmen subordinate semakin terpolarisasi. Semakin keras suatu konflik maka akan semakin besar perubahan structural suatu system dan redistribusi sumber-sumber.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;font face="Arial"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;font face="Arial"&gt;F. Teori Konflik dalam Pandangan Dahrendorf&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/font&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;font face="Arial"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/font&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;font face="Arial"&gt;Pendekatan konflik &lt;b&gt;Marxian dan Weberian&lt;/b&gt;, banyak dianut oleh sosiolog modern, tetapi bukan berarti pendekatan ini mendasari dukungan universal. Dipahami bahwa gagasan konflik Marx dan Weber banyak kegunaanya. &lt;b&gt;Strategi konflik Marxian&lt;/b&gt;, memandang masyarakat sebagai kebutuhan dan keinginannya. Konflik dan pertentangan menimbulkan dominasi dan subordinasi. Kelompok yang dominant memanfaatkan kekuasaan mereka untuk menentukan struktur masyarakat sehingga menguntungkan bagi kelompok mereka sendiri.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;font face="Arial"&gt;Asumsi yang mendasari &lt;b&gt;teori sosial non Marxian Dahrendorf&lt;/b&gt; adalah (&lt;b&gt;1&lt;/b&gt;) manusia sebagai amkhluk sosial mempunyai andil dalam terjadinya disintegrasi dan perubahan sosial, (&lt;b&gt;2&lt;/b&gt;) Masyarakat selalu dalam keadaan konflik menuju proses perubahan. Masyarakat dalam berkelompok dan hubungan sosial didasarkan atas dasar dominasi (borjuasi) yang menguasai proletar. Karena tidak adanya pemmisahan antara pemilikan dan pengendalian sarana-sarana produksi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;font face="Arial"&gt;Ia mengkritk teori Marx dengan alasan : (&lt;b&gt;1&lt;/b&gt;) Marxian, lemah dalam konseptualnya dengan mencampuradukkan konflik kelas sebagai perubahan dengan masyarakat kapitalis, (&lt;b&gt;2&lt;/b&gt;) pendapat Marx tetang hak milik dalam arti sempit, (&lt;b&gt;3&lt;/b&gt;) kapitalisme yang diterangkan Marx mengalami transformasi bukan evolusi, (&lt;b&gt;4&lt;/b&gt;) keadaan kapitalisme hanyalah salah satu subtype masyarakat industri pasca industri, dan (&lt;b&gt;5&lt;/b&gt;) konflik kelas memuncak karena melibatkan faktor ekonomi dan politik.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;font face="Arial"&gt;Fenomena sosial yang dijelaskan meliputi : (&lt;b&gt;1&lt;/b&gt;) konflik atau dominasi dalam hal ekonomi dan politik, (&lt;b&gt;2&lt;/b&gt;) konflik tidak bisa dihilangkan atau diselesaikan, tetapi hanya bisa diatur, (&lt;b&gt;3&lt;/b&gt;) proses konflik dapat dilihat dari intensitasdan sarana (kekarasan).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;b&gt;&lt;font face="Arial"&gt;Fungsi konflik menurut Dahendorf&lt;/font&gt;&lt;/b&gt;&lt;font face="Arial"&gt; adalah (&lt;b&gt;1&lt;/b&gt;) membantu membersihkan suasana yang sedang kacau, (&lt;b&gt;2&lt;/b&gt;) katub penyelamat ( proses / salah satu sikap serta ide) yang berfungsi dalam permusuhan, (&lt;b&gt;3&lt;/b&gt;) keagrsifan dalam konflik yang realitas (dalam kekecewaan) dan konflik tidak realitas (dalam kebutuhan untuk meredakan ketegangan) mungkin terakumulasi dalam proses interaksi lain sebelum ketengangan dalam situasi konflik diredakan, (&lt;b&gt;4&lt;/b&gt;) konflik tidak selalu berakhir dengan rasa permusuhan, (&lt;b&gt;5&lt;/b&gt;) konflik dapat dipakai sebagai indicator kekuatan dan stabilitas suatu hubungan, dan (&lt;b&gt;6&lt;/b&gt;) konflik dengan berbagai Outgruop dapat memperkuat kohesi (hubungan atau kerjasama) internal suatu kelompok.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;font face="Arial"&gt;Dahrendorf adalah tokoh utama &lt;b&gt;teori konflik “wewenang” dan ‘posis’&lt;/b&gt; sebgaai konseptual sentral teorinya. Ia melihat yang terlibat konflik adalah kelompok semu yaitu para pemegang kekuasaan atau jabatan dengan kepentingan yang sama yang terbentuk karena munculnya kelompok kepentingan. Sedangkan kelompok kedua adalah kelompok kepntingan, yang terdiri dari kelompok semu yang lebih luas. Kelompok kepentingan ini mempunyai strujtur, organisasi, program, tujuan serta anggota yang jelas. Kelompok kepentingan inilah yang menjadi sumber nyata timbulnya konflik dalam masyarakat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;font face="Arial"&gt;Seperti halnya consensus dan konflik adalah sebuah realitas sosial. &lt;b&gt;Teori konflik dahrendorf&lt;/b&gt; adalah mata rantai antara konflik dan perubahan sosial yang mengabaikan norma-norma dan nilai-nilai.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;font face="Arial"&gt;Menurut Marx “kepentingan” selalu dipandang dari segi materialnya saja tetapi sebenarnya menurut dahrendorf “kepentingan” selalu memiliki suatu harapan-harapan. Dalam memegang peran penguasa seseorang tersebut akan bertindak demi keuntungan organisasi sebagai suatu keseluruhan dan dalam kepentingan untuk mempertahankan kekuasaan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;font face="Arial"&gt;Dahrendorf melihat masyarakat berisi ganda, memiliki sisi konflik dan sisi kerjasama, sehingga segala sesuatunya dapat dianalisa dengan fungsionalisme struktual dan dapat pula dengan konflik. Harapannya bersama &lt;b&gt;Coser&lt;/b&gt;, agar perspektif konflik dapat digunakan dalam rangka memahami dengan lebih baik fenomena sosial. Sebalikmya, &lt;b&gt;Durkheim&lt;/b&gt; cenderung, meihat konflik yang berlebihan sebagai sesuatu yang tidak normal dalam integrasi masyarakat. Simmel juga berasumsi bahwa konflik dan ketegangan adalah sesuatu yang “abnormal” atau keduanya merusakkan persatuan kelompok, merupakan suatu perspektif yang penuh bias yang tidak didukung oleh kenyataan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;font face="Arial"&gt;Dahrendorf dalam mejelaskan konflik berpindah dari struktur peran kepada tingkah laku peran. Tetapi keduanya tidak bisa berjalan bersama-sama dalam bentuk hubungan sebaba-akibat. Karena keduanya tidak dipisahkan secara jelas sebagai fenomena yang berbeda. Masing-masing tergantung pada yang lain tanpa melakukan penjelasan satu sama lain.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2227792090585340265-6048388624704505415?l=ristinikov.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ristinikov.blogspot.com/feeds/6048388624704505415/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ristinikov.blogspot.com/2009/03/teori-konflik.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2227792090585340265/posts/default/6048388624704505415'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2227792090585340265/posts/default/6048388624704505415'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ristinikov.blogspot.com/2009/03/teori-konflik.html' title='TEORI KONFLIK'/><author><name>ristinikov</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11100054690063144256</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_m-98mIRr46U/SbthA4latII/AAAAAAAAAAM/slVzk60pyHY/S220/Andry.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
